Round-Up

Sengkarut Tewasnya Haji Permata Saat Bea Cukai Kejar Mafia Mulai Diusut

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 22:35 WIB
ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan (Internet)

Dia meminta agar penanganan kasus ini diserahkan kepada pihak kepolisian. Sebagaimana diketahui, pihak keluarga H Permata telah melaporkan Bea-Cukai terkait peristiwa tersebut.

"Hal-hal lain, terkait permasalahan tersebut, sudah dilaporkan pada pihak kepolisian. Tinggal menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan, dan jalurnya sudah tepat. Apalagi terkait dengan kondisi saat ini bahwa Karimun dalam kondisi zona kuning COVID-19, kita tidak menghendaki adanya kondisi berkerumun," ujar dia.

Diketahui, Bea dan Cukai Kepri menggagalkan penyelundupan 7,2 juta batang rokok ilegal pada Jumat (15/1). Upaya penyelundupan rokok ilegal itu berpotensi menimbulkan kerugian negara Rp 7,6 miliar jika bisa diselundupkan.

Haji Permata tewas dalam kejadian itu. Keluarga yang tidak terima melaporkan tuduhan pembunuhan Haji Permata ke polisi.

Pada Sabtu (16/1), Kepala Humas DJBC Kepri Arief Ramadhan memberikan dokumen keterangan tertulis Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Syarif Hidayat soal kronologi penembakan. Dijelaskan, petugas Bea-Cukai melepaskan tembakan karena kondisi terdesak yang mengancam keselamatan.

"Anggota kami sudah dalam posisi terdesak dan pelaku sudah menyerang dengan mengayunkan senjata tajamnya ke badan petugas. Dalam keadaan terdesak dan keselamatan jiwanya terancam, maka petugas melakukan pembelaan diri dan terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku yang menyerang petugas Bea-Cukai," ungkap Syarif dalam keterangan tertulis itu.

Halaman

(aud/aud)