Pemerintah Ogah Minta Ganti Rugi Komponen Pesawat yang Rusak

Pemerintah Ogah Minta Ganti Rugi Komponen Pesawat yang Rusak

- detikNews
Selasa, 07 Feb 2006 11:51 WIB
Jakarta - Embargo militer yang dilakukan Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu membuat sejumlah komponen pesawat milik Indonesia di tempat penyimpanan terbengkalai. Tidak sedikit yang akhirnya hancur, namun Indonesia ogah minta ganti rugi.Kepastian tidak akan minta ganti rugi atas kerusakan suku cadang F-5 dan F-16 itu disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (7/2/2006)."Kalau rusak sama sekali kita buang saja, nggak ada ganti rugi," tutur Menhan kepada wartawan.Meski demikian, Dephan tetap akan meminta pertanggungjawaban dari pihak kontraktor atau asuransi selaku penanggung risiko.Untuk itu, seluruh dokumen kontrak kerja untuk pengadaan komponen dan asuransi sedang dipelajari ulang. "Asuransinya sedang saya selidiki. Siapa penanggungjawabnya," kata dia.Akibat embargo militer AS, suku cadang pesawat Indonesia tersimpan bertahun-tahun di gudang penyimpanan AS, Singapura dan Korsel. Akibat tidak adanya perawatan, suku cadang yang disimpan di AS akhirnya rusak. Sementara yang di Korsel aman karena di bawah perawatan Samsung. (umi/)


Berita Terkait