DPR Harus Tegas Sikapi Kasus Kartun Nabi Muhammad
Selasa, 07 Feb 2006 11:32 WIB
Jakarta - Pimpinan DPR mendapat pekerjaan rumah setumpuk. Selain diminta memerangi premanisme, mereka juga didesak mengeluarkan sikap soal kartun Nabi Muhammad SAW. Pasalnya, umat Islam di Indonesia adalah yang terbesar di dunia.Desakan itu disampaikan anggota DPR RI dari FPDIP Aryo Bimo saat interupsi dalam rapat paripurna di Gedung Nusantara II, MPR/DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (7/2/2006).Aryo menyesalkan dimuatnya kartun Nabi Muhammad SAW di koran Denmark dan sejumlah koran lainnya di negara-negara Eropa. Tindakan itu, katanya, telah melukai umat Islam dan melecehkan norma-norma agama. "Jadi saya minta pada pimpinan agar mengecam keras pemuatan karikatur Nabi. Ini sangat urgent karena reaksi yang begitu banyak dari masyarakat," tegasnya.Apa yang dilakukan sejumlah media di Eropa itu, imbuhnya, tidak sesuai dengan semangat toleransi dan melukai perasaan hati umat Islam di seluruh dunia. Karenanya sebagai penganut umat Islam terbesar, DPR harus mengambil tindakan terkait hal ini.Aryo juga minta agar DPR mendorong pemerintah bertindak tegas terhadap perilaku pihak yang memuat karikatur Nabi ini.Menanggapi hal itu pimpinan rapat Soetardjo Soerdjogoeritno dari FPDIP menyatakan, setuju agar DPR mengambil sikap. Namun rumusan resminya, baru akan diputuskan di akhir rapat paripurna.
(umi/)











































