PNM Salurkan Bantuan Rp 75 Juta untuk Korban Gempa Majene

Faidah Umu Safuroh - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 17:28 WIB
Bantuan PT PNM
Foto: PNM
Jakarta -

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menyalurkan bantuan awal tanggap darurat bagi para korban gempa Majene, Sulawesi Barat. Bantuan yang diberikan berupa bahan makanan siap saji, air mineral, beras, obat-obatan, popok bayi, susu, makanan bayi, tenda darurat, dan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan di lokasi pengungsian, dengan total nilai bantuan awal tanggap darurat sebesar Rp 75 juta.

Bantuan disalurkan melalui dua posko. Posko 1 berada di Kantor UlaMM Mamuju yang dikemas menjadi 150 paket. Paket bantuan di posko 1 disalurkan kepada masyarakat terdampak di wilayah Sempaga, Kaluku, Tapalang dan Kota Mamuju. Sedangkan posko 2 berada di Kantor UlaMM Majene dan Rumah AO Mekaar di Malunda, yang dikemas menjadi 150 paket. Bantuan di posko 2 ini disalurkan kepada masyarakat terdampak di wilayah Majene, Sendana, dan Malunda (Lokasi Pusat Gempa).

Kepala Bagian Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Lusiana mengungkapkan keprihatinannya atas gempa bumi yang terjadi. Ia menyampaikan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) akan terus berperan aktif membantu para korban bencana yang memang berada di wilayah kerja PNM.

"Bantuan kepada masyarakat korban Gempa di Provinsi Sulawesi Barat ini merupakan bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana gempa bumi," ucapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/1/2021).

Diungkapkannya, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa bumi ini sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pascabencana. Hal ini sejalan dengan tagline BUMN yaitu BUMN Untuk Indonesia.

Sebagai informasi, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) per Desember 2020 telah menyalurkan Rp 24,34 triliun untuk PNM Mekaar dan Rp 2,51 triliun untuk ULaMM, dengan total outstanding mencapai Rp 22,50 triliun. Jumlah nasabah PNM Mekaar dan ULaMM sebanyak 7.900.252 Saat ini PNM memiliki lebih dari 3.357 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 provinsi, 439 kabupaten/kota, dan 4.450 kecamatan.

(ncm/ega)