Bertemu Dubes AS, Ketua MPR Bahas Investasi Elon Musk

Yudistira Imandiar - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 16:34 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo
Foto: MPR
Jakarta -

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim mengunjungi Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Pada pertemuan itu, dibahas beberapa hal, salah satunya Bamsoet mengulas soal rencana investasi orang terkaya di dunia saat ini, Elon Musk.

Bamsoet mengatakan Indonesia dapat menggaet Elon untuk berinvestasi di sektor kendaraan listrik melalui Tesla, serta membuat landasan peluncuran roket SpaceX.

"Pasca pembicaraan via telepon antara Presiden Joko Widodo dengan Elon Musk pada Desember 2020 lalu, Elon Musk akan mengirimkan timnya untuk berkunjung ke Indonesia pada Februari 2021. Kita berharap kunjungan tersebut bisa menghasilkan kerja sama yang produktif," kata Bamsoet, Selasa (19/1/2021).

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menjabarkan sepanjang tahun 2020 Tesla melaporkan telah mengirimkan 499.550 unit kendaraannya ke berbagai konsumen di berbagai negara dunia. Sementara produksinya di tahun 2020 sudah mencapai 500.000 unit lebih.

"Sejak meluncurkan kendaraan listrik pertama pada tahun 2008, hingga tahun 2020 kemarin Tesla telah memproduksi 1 juta unit kendaraan listrik. Di Indonesia sendiri, penggemar Tesla sudah mulai banyak. Bahkan sudah ada ratusan Tesla dengan berbagai model yang telah mengaspal di jalan raya Indonesia," ungkap Bamsoet yang memiliki satu uni Tesla Model 3.

Menurut Bamsoet dengan berinvestasi di Indonesia, Tesla tak hanya akan mendapatkan pasar di Indonesia yang memiliki 260 juta penduduk Indonesia tapi juga bisa berpotensi menjangkau 4,56 miliar penduduk Asia.

"Indonesia juga memiliki infrastruktur jalan maupun pelabuhan sebagai penunjang ekspor. Terlebih dengan hadirnya UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja, yang memberikan banyak kemudahan bagi investor untuk berinvestasi di Indonesia," papar Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 ini menyebut sebagai negara yang dilintasi garis khatulistiwa dan juga dekat dengan ekuator, Indonesia merupakan negara yang sangat strategis untuk menjadi landasan pacu roket. Perusahaan bisa menghemat biaya meluncurkan karena satelitnya tidak perlu bermanuver untuk menyesuaikan orbitnya ke ekuator.

"Langkah Elon Musk berinvestasi di Indonesia akan mendatangkan banyak keuntungan. Selain kita bisa mendapatkan transfer teknologi dan ilmu pengetahuan, sekaligus bisa membuka banyak lapangan pekerjaan. Dan terpenting, juga bisa semakin mempererat hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat," imbuh Bamsoet.

(ega/ega)