Kantor Perwakilan Denmark di Surabaya Tutup
Selasa, 07 Feb 2006 10:52 WIB
Surabaya - Menghadapi protes kartun Nabi Muhammad yang terus memanas, kantor Perwakilan Denmark di Surabaya, Jawa Timur, memilih tutup. Pelayanan visa dialihkan ke Kedubes Denmark di Jakarta. Hal itu disampaikan salah satu staf kantor perwakilan Denmark Linda Irawati saat ditemui wartawan di balik pagar kantor perwakilan Denmark, Jalan Sambas, Surabaya, Selasa (7/2/2006). Penutupan dimulai hari ini dan tidak dipastikan kapan akan dibuka kembali."Penutupan ini perintah dari Jakarta. Selain itu juga untuk memberikan kemudahan aparat kepolisian dalam melakukan pengamanan dan pemeriksaan," kata Linda. Meski tutup, sekitar 30 polisi bersiaga menjaga kantor perwakilan Denmark. Sementara hingga kini belum ada kabar mengenai aksi yang akan digelar di kantor tersebut.Kantor perwakilan Denmark Surabaya, Senin 6 Februari kemarin, didemo Front Pembela Islam (FPI). Aksi itu sempat ricuh. Salah seorang peserta aksi meninju kaca jendela kantor berkali-kali hingga pecah. Massa juga membakar bendera Denmark dan melempari kantor itu dengan tomat dan telur busuk. FPI melakukan aksi itu karena tidak puas dengan sikap yang diambil pemerintah Denmark atas pemuatan karikatur Nabi Muhammad di koran Jyllands-Posten. Pemerintah Denmark telah meminta maaf atas pemuatan kartun yang menyinggung umat Islam itu. Namun Denmark menyatakan tak bisa berbuat apa-apa terhadap Jylland-Posten dengan alasan kebebasan pers.
(iy/)











































