IMI Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Gempa Mamuju & Majene

Erika Dyah - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 10:32 WIB
Bantuan korban gempa
Foto: MPR
Jakarta -

Ikatan Motor Indonesia (IMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan pada korban gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat. IMI mengerahkan tiga truk serta satu mobil bak terbuka untuk membawa bantuan berupa makanan bagi para korban yang kini mengungsi.

Ketua IMI Pengprov Sulawesi Barat Andi Ibrahim Nassar mengungkap IMI tidak hanya peduli terhadap olahraga otomotif saja.

"Melalui program IMI Peduli, pengurus IMI yang diwakili IMI Pengprov Sulawesi Barat telah menyalurkan bantuan berupa beras, mie instan, air mineral, biskuit serta makanan lain kepada para korban gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene Sulbar," ujar Andi dalam keterangannya, Selasa (19/1/2021).

Lebih lanjut Andi menjelaskan bantuan yang disalurkan berasal dari anggota IMI Sulawesi Barat. Penggalangan bantuan bagi para korban dilakukan oleh Pengurus IMI pusat bersama Pengprov usai gempa berkekuatan 6.2 M melanda wilayah Sulawesi Barat pada tanggal 15 Januari 2021.

"Alhamdulillah selama kurang lebih tiga hari, bantuan yang berhasil dikumpulkan melalui IMI Pengprov Sulbar mencapai tiga truk dan satu mobil bak terbuka. Hari ini bantuan tersebut telah disalurkan kepada para korban gempa. IMI Pengprov Sulbar juga masih membuka open donasi bagi masyarakat yang ingin membantu para korban gempa di Sulbar, baik secara langsung ataupun melalui rekening IMI Pengprov Sulbar," urai Andi.

Sementara itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo sekaligus Ketua Umum IMI turut mengajak keluarga besar IMI untuk membantu para korban bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah.

Ia menyampaikan, berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga kini jumlah korban meninggal dunia akibat gempa di Sulawesi Barat mencapai 81 orang. Dengan rincian 70 korban di Kabupaten Mamuju dan 11 korban di Kabupaten Majene. Sedangkan untuk korban luka-luka di kedua wilayah jumlahnya mencapai ratusan jiwa.

"IMI tidak akan tinggal diam melihat saudara-saudara kita tertimpa musibah. Semangat gotong royong yang merupakan perwujudan nilai-nilai Pancasila akan terus ditebarkan IMI untuk membantu sesama," kata Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara ini pun berpesan kepada masyarakat untuk terus waspada akan potensi bencana alam yang mungkin terjadi. Ia mengingatkan iklim dan cuaca yang tidak terduga bisa secara tiba-tiba mendatangkan bencana alam, misalnya banjir dan gempa.

"Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) harus terus melakukan evakuasi sekaligus mengoptimalkan bantuan kepada warga terdampak bencana. Posko-posko kesehatan harus tersedia dengan kecukupan tenaga medis dan obat-obatan. Satgas COVID-19 perlu pula mewaspadai agar jangan sampai tenda pengungsian menjadi lokasi rentan penularan COVID-19," pungkas Bamsoet.

(mul/mpr)