Kofi Annan Imbau Muslim Memaafkan Soal Kartun Nabi
Selasa, 07 Feb 2006 10:05 WIB
Jakarta -
Gelombang aksi protes atas kartun Nabi Muhammad kian gencar, bahkan telah menelan korban jiwa. Untuk itu Sekjen PBB Kofi Annan mengimbau umat muslim untuk menahan kemarahan mereka atas publikasi kartun tersebut."Saya mohon umat muslim untuk bertindak tenang, memaafkan kesalahan yang mereka lakukan dan lebih mengupayakan perdamaian daripada konflik," ujar Annan seperti diberitakan New.com.au, Selasa (7/2/2006).Meski memaklumi kemarahan publik, namun pemimpin badan dunia itu menolak semua tindak kekerasan yang dilakukan para pendemo yang marah. Termasuk aksi pembakaran kedutaan Denmark dan Norwegia di Damaskus, Suriah dan konsulat Denmark di Beirut, Libanon."Saya memahami dan merasakan kemarahan mereka namun kekerasan tetap tidak bisa dibenarkan, termasuk semua serangan terhadap orang tak bersalah," tutur Annan saat berada di Dubai, Uni Emirat Arab.Annan menyerukan semua pihak untuk mengupayakan penyelesaian masalah ini lewat dialog. Ribut-ribut soal kartun Nabi Muhammad SAW ini berawal ketika koran Denmark, Jyllands-Posten memuat 12 karikatur kontroversial tersebut pada September 2005 lalu. Namun kemudian, koran-koran lain di beberapa negara termasuk Norwegia, Prancis, Jerman, Italia, Hongaria ikut-ikutan memuat ulang kartun tersebut. Ini semua kian menimbulkan kemarahan muslim di seluruh dunia.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































