Kemenkop UKM Rombak Struktur Organisasi, Ini yang Berubah

Abu Ubaidillah - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 21:56 WIB
Kemenkop UKM
Foto: dok. Kemenkop UKM
Jakarta -

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) melakukan penataan struktur organisasi sesuai arahan Presiden Jokowi. Tujuan penataan ini untuk mendorong UMKM berdaya saing dan naik kelas, modernisasi koperasi, serta struktural dan mindset.

Arahan Presiden diterjemahkan menjadi Deputi Bidang Perkoperasian dengan sasaran modernisasi koperasi, Deputi Bidang Usaha Mikro dengan sasaran transformasi dari informal menjadi formal, Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan sasaran masuk ke rantai pasok industri, ekspor, hingga global value chain, dan Deputi Bidang Kewirausahaan dengan sasaran melahirkan entrepreneur baru.

"Sementara Sekretariat Kementerian dengan sasaran akselerasi reformasi birokrasi yaitu reformasi struktural dan mindset serta reformasi tata kelola pemerintahan yang baik," papar Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dalam keterangan tertulis.

Hal ini diungkapkan oleh Teten dalam acara Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya/Eselon I (sekretaris kementerian, deputi, dan staf ahli). Pelantikan ini juga menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

"Unsur pimpinan di Kemenkop UKM wajib memahami keberagaman suku, agama, dan budaya. Juga, wajib memiliki sikap toleransi, mampu beradaptasi terhadap keberagaman, selalu menjunjung tinggi semangat persatuan dan kesatuan bangsa," terangnya.

Adapun pejabat Eselon I di lingkungan Kemenkop UKM yang dilantik adalah Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Arif Rahman Hakim; Deputi Bidang Perkoperasian, Ahmad Zabadi; Deputi Bidang Usaha Mikro, Eddy Satriya; Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah, R. S. Hanung Harimba Rachman; Deputi Bidang Kewirausahaan, Victoria Br Simanungkalit.

Teten juga melantik Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro, Rulli Nuryanto; Staf Ahli Bidang Produktivitas dan Daya Saing, Herustiati; dan Staf Ahli Hubungan Antarlembaga, Luhur Pradjarto. Ia mengatakan desain struktur organisasi yang dirancang ini diharapkan bisa mewujudkan struktur organisasi yang sederhana, lincah dan cepat seperti yang diharapkan Presiden.

"Hal ini dapat dilihat dari jumlah jabatan yang semula terdapat 404 jabatan eselon menjadi 151 jabatan eselon," jelasnya.

Rinciannya ialah jumlah Eselon I, yaitu sekretaris kementerian, deputi, dan staf ahli menteri yang semula 10 jabatan menjadi 8 jabatan. Jumlah Eselon II, yaitu kepala biro, asisten deputi, dan inspektur yang semula 40 jabatan menjadi 27 jabatan. Jumlah Eselon III, yaitu kepala bagian dan kepala bidang semula 113 jabatan menjadi 59 jabatan. Jumlah Eselon IV, yaitu kepala sub bagian dan kepala sub bidang semula 241 jabatan menjadi 57 jabatan.

"Secara keseluruhan penyusunan nomenklatur deputi, Asdep, dan biro dalam struktur organisasi Kemenkop UKM dilakukan dengan pendekatan kinerja dan berdasarkan fungsi-fungsi yang tercantum dalam Perpres 96 Tahun 2020 tentang Kementerian Koperasi dan UKM," jelasnya.

Ia berharap para pejabat di lingkungan Kemenkop UKM, khususnya deputi dan sekretaris kementerian harus mampu merumuskan strategi pencapaian target dengan mengedepankan koordinasi dan sinergi yang saling menguatkan satu sama lain. Ia mengajak untuk membuktikan Kemenkop UKM mampu mengemban amanat pembangunan nasional secara baik dan benar.

(prf/ega)