Menag Yaqut Ungkap 1.090 Jemaah Pergi Umrah di Masa Pandemi COVID-19

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 17:42 WIB
Menag dan Komisi VIII DPR gelar rapat kerja (Rahel/detikcom)
Foto: Menag dan Komisi VIII DPR gelar rapat kerja (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah RI telah memberangkatkan jemaah umrah di masa pandemi COVID-19 pada 2020. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengungkap ada sebanyak 1.090 jemaah Indonesia yang diberangkatkan melalui 112 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU).

"Pertama jumlah jemaah yang telah berangkat sampai tanggal 11 Januari 2021, 1.090 jemaah yang diberangkatkan oleh 112 PPIU. Selama menjalankan umrah jemaah wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Yaqut di rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Senin (18/1/2021).

Menag Yaqut menegaskan pemerintah telah menerbitkan pedoman penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi COVID-19. Hal itu tertuang dalam Kepmenag Nomor 719 Tahun 2020.

"Untuk memberikan pedoman penyelenggaraan dan perlindungan pada jemaah umrah menteri agama telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama nomor 719 tahun 2020 tentang pedoman penyelenggaraan ibadah umrah pada masa pandemi COVID-19," katanya.

Gus Yaqut, sapaan Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan setiap jemaah umrah wajib melakukan tes swab PCR COVID-19. Melalui tes tersebut, diperoleh ada 58 jemaah yang positif sebelum berangkat umrah, serta ada 46 jemaah yang dinyatakan positif saat tiba di Arab Saudi.

"PCR atau swab kepada setiap jemaah dilakukan saat sebelum keberangkatan dan saat tiba di Saudi. Dengan hasil 58 jemaah positif COVID saat sebelum berangkat dan 46 jemaah positif saat berada di Arab (Saudi)," ungkapnya.

Menurut Gus Yaqut setiap jemaah yang dinyatakan positif langsung diisolasi mandiri. Mereka diisolasi hingga dinyatakan negatif COVID-19.

"Untuk jemaah positif saat sebelum berangkat nanti isolasi mandiri dan berangkat kan umrah saat sudah negatif dan untuk jemaah positif di Arab, isolasi tempat menginap," katanya.

Lebih lanjut, Gus Yaqut menjelaskan ada 16 kelompok keberangkatan umrah di masa pandemi COVID-19. Pemberangkatan dilakukan dari mulai bulan November 2020 hingga awal Januari 2021.

"Sampai tanggal 11 Januari 2021 sudah terdapat 16 kelompok terbang umrah dari Tanah Air yang diberangkatkan tanggal 1, 3, 8, 22, 24 November 2020. Tangal 6, 14, 15, 17, 20 bulan Desember 2020. Dan 9, 10, 11 Januari 2021, belum lama ini," ucapnya.

(hel/knv)