59 Sekolah di Sulbar Rusak Akibat Gempa, Diperkirakan Terus Bertambah

Tim detikcom - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 14:36 WIB
Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang kawasan Mamuju, Sulbar, pada Jumat (15/2) lalu. Tak sedikit rumah warga yang porak-poranda akibat diguncang gempa.
Foto: Dampak gempa di Sulbar. (ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE)
Mamuju -

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mencatat hingga hari ini sedikitnya 59 sekolah mengalami rusak akibat terdampak gempa bermagnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah itu. Bangunan sekolah yang rusak itu tersebar di 3 kabupaten.

"Sebanyak 59 sekolah itu berada di Kabupaten Mamuju 27 sekolah, Majene 28 sekolah dan Mamasa empat sekolah. Tiga daerah itu terdampak langsung gempa," kata Kepala Disdikbud Sulbar Gufran Darma Dirawan, Senin (18/1/2021) seperti dilansir Antara.

Ia menerangkan 59 unit sekolah tersebut mengalami kerusakan dengan skala ringan seperti retak di beberapa bagian bangunan, rusak sedang meliputi atap sekolah rusak, plafon jebol, serta bangunan retak serta rusak berat meliputi sebagian bangunan dan dinding sekolah roboh.

Hingga saat ini, lanjutnya, Disdikbud Sulbar bersama disdikbud kabupaten terus mendata jumlah sekolah yang rusak dan memperkirakan jumlah sekolah yang rusak akan terus bertambah.

"Kita terus berkoordinasi dengan seluruh kepala sekolah di daerah-daerah terdampak tersebut untuk memperbarui data jumlah sekolah yang rusak. Pendataan sudah kami lakukan sejak dua hari lalu dan telah diserahkan kepada pemerintah pusat," ujarnya.

Darma berharap tidak ada peserta didik, tenaga pendidik dan kependidikan yang menjadi korban akibat bencana tersebut.

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Majene, Sulawesi Barat, dan sekitarnya pada Jumat (15/1) dini hari.

Gempa tersebut menyebabkan 81 orang tewas dan ribuan orang mengungsi karena rumahnya rusak. Dilaporkan ada 1.150 rumah rusak akibat guncangan gempa.

(idh/jbr)