Proyek Terowongan Silaturahmi Istiqlal Dimulai 20 Januari, Simak Alih Arusnya

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 13:44 WIB
Spanduk pekerjaan Terowongan Silaturahmi Istiqlal
Spanduk pekerjaan Terowongan Silaturahmi Istiqlal (ist)
Jakarta -

Pekerjaan terowongan silaturahmi Istiqlal-Katedral di Jakarta Pusat dimulai pada 20 Januari 2021. Selama pengerjaan terowongan silaturahmi ini, lalu lintas di sekitar lokasi akan ditutup.

"Depan (Gereja) Katedral buat terowongan silaturahmi Istiqlal ke Katedral dimulai penutupan tanggal 20 (Januari)," kata Kasat Lantas Polres Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardji saat dikonfirmasi, Senin (18/1/2021).

Lilik mengatakan setidaknya ada dua titik yang bakal dilakukan pengalihan arus lalu lintas. Titik pertama dimulai dari Jalan Banteng Timur.

"Jalan Banteng Timur yang dari MBAL (Markas Besar Angkatan Laut) Gunung Sahari yang mau ke Pasar Baru dialihkan ke Jalan Banteng Barat," terangnya.

Kemudian, pengalihan arus lalu lintas juga akan diterapkan di Jalan Perwira menuju ke Pasar Baru. Di titik tersebut, kendaraan akan dialihkan ke Jalan Pejambon.

Dari informasi yang dihimpun, pengejaran proyek tersebut akan dimulai sejak 20 Januari hingga 31 Maret 2021. Wacana terowongan silaturahmi tersebut telah dimulai pada awal tahun 2020.

Saat itu Presiden Joko Widodo(Jokowi) mendapat usulan pembuatan terowongan yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral. Jokowi menyetujui usul tersebut.

Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral memang berlokasi berseberangan dan hanya dipisahkan jalan raya. Masing-masing tempat ibadah ini menyediakan lahan parkir untuk keperluan hari raya.

"Tadi ada usulan dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. Tadi sudah saya setujui sekalian, sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi," kata Jokowi di proyek renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

(ygs/mei)