Kerumunan di Camden Bar Menteng, Polisi Gelar Perkara Cari Tersangka

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 11:43 WIB
Polsek Metro Menteng tindak Camden Bar karena langgar prokes
Polsek Metro Menteng tindak Camden Bar karena langgar prokes (ist)
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 terkait kerumunan di Camden Bar Cikini, Menteng, Jakpus. Polisi segera melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Penyidik Polsek Metro Menteng akan segera melaksanakan gelar perkara dengan menghadirkan fungsi pengawasan tingkat Polres Jakpus dan Satgas Penanganan COVID-19," kata Kapolsek Menteng Kompol Iver Son Manossoh dalam keterangannya yang diterima detikcom, Senin (18/1/2021).

Iver menambahkan gelar perkara tersebut nantinya akan bertujuan menetapkan tersangka dari kasus tersebut.

"(Gelar perkara) dalam rangka peningkatan status perkara dari penyelidikan ke tingkat penyidikan. Selanjutnya guna menentukan tersangkanya," jelas Iver.

Saat ini sudah sembilan orang saksi telah diperiksa polisi. Para saksi tersebut terdiri dari anggota polisi yang menemukan kerumunan di Camden Bar, pihak Manager Bar & Restro Camden, Supervisor Bar, Wakil Supervisor Bar, petugas sekuriti, petugas kasir, anggota Satpol PP, dan saksi dari Dinas pariwisata & Ekonomi kreatif Provinsi DKI Jakarta.

"Kita juga telah mengamankan 93 struk transaksi pembayaran pengunjung Camden Bar, nomerator (alat hitung jumlah pengunjung), hingga video saat peristiwa pelanggaran kerumunan di Camden Bar," terang Iver.

Kasus ini terungkap pada Minggu (10/1) dini hari sekitar pukul 00.45 WIB. Saat menggelar patroli bersama stakeholder terkait, pihaknya mendapati ada kerumunan di Camden Bar, Cikini, Menteng.

Iver menyebut Camden Bar tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan. Ini sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat, dan/atau; Dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, sebagaimana dimaksud dalam pasal 93 jo. Pasal 9 ayat (1) UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan/atau Pasal 216 ayat (1) KUHP.

Dari lokasi, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya struk pembelian minuman dan makanan, alat penghitung jumlah pengunjung, dan lain-lain. Kerumunan saat kejadian total berjumlah 176 orang juga dibubarkan. Polisi juga mengumpulkan data rekaman CCTV dari lokasi.

(ygs/mei)