Satgas Ungkap Data Corona Daerah Kerap Terlambat: Sistem Belum Sempurna

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Minggu, 17 Jan 2021 19:49 WIB

Sebelumnya, Indonesia sudah empat kali berturut-turut memecahkan rekor kasus baru Corona, terakhir pada 16 Januari kemarin sebanyak 14.224 kasus. Satgas COVID-19 angkat bicara terkait penyebabnya.

"Penyebabnya bisa karena keduanya, pemasukan data yang terlambat dan memang penularan yang tinggi," kata Jubir Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito melalui pesan singkat, Minggu (17/1/2021).

Wiku menilai terjadinya pecah rekor kasus baru bisa terjadi karena pemasukan data yang terlambat dari beberapa daerah. Selain itu, sebut Wiku, angka penularan Corona saat ini memang masih tinggi.

Wiku berharap kebijakan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bisa menekan penularan Corona saat ini. Selama PPKM, sebutnya, masyarakat juga diimbau tetap mematuhi peraturan di masing-masing daerah.

Wiku menyebut Satgas COVID-19 akan mengambil langkah dengan adanya pecah rekor selama masa PPKM. Pihaknya terus memonitor pemerintah daerah (Pemda) dalam penerapan PPKM.

"Ada, kita monitor terus kendali Pemda dalam menerapkan PPKM dan data yang ditunjukkannya," ungkapnya.

Halaman

(maa/maa)