Pemkot Parepare Dirikan Posko Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

Hasrul Nawir - detikNews
Minggu, 17 Jan 2021 18:04 WIB
Pemkot Parepare Dirikan Posko Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar (Foto: Istimewa)
Pemkot Parepare Dirikan Posko Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar (Foto: Istimewa)
Parepare -

Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, Sulawesi Selatan, mendirikan posko bantuan bagi korban bencana gempa di Sulawesi Barat (Sulbar). Posko bantuan yang berpusat di Jalan Jenderal Ahmad Yani ini dikoordinasi BPBD bersama Dinas Sosial Parepare.

"Sesuai instruksi dari Bapak Wali Kota Parepare, kami telah mendirikan posko bantuan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama sejak Sabtu, kemarin," ujar Kepala Pelaksana BPBD Parepare Rusli kepada wartawan, Minggu (17/1/2021).

Melalui posko bantuan ini, aksi bahu-membahu dalam mengumpulkan bantuan dilakukan jajaran Pemerintah Kota dan sejumlah organisasi sosial kemasyarakatan, salah satunya Karang Taruna Parepare. Bantuan itu diantar langsung Ketua Karang Taruna Iskandar Nusu bersama sejumlah pengurus ke posko bantuan, Sabtu kemarin.

"Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan, silakan. Melihat kondisi dampak yang ditimbulkan terutama banyaknya pengungsi yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian, maka bantuan yang sangat dibutuhkan, seperti tenda terpal, makanan siap saji, air mineral, beras, pembalut wanita, popok bayi, susu formula, dan makanan gizi lainnya," sebut Rusli.

Setelah terkumpul, bantuan tersebut akan segera disalurkan di lokasi bencana.

Seperti diketahui, gempa M 6,2 mengguncang Majene hingga Mamuju. Korban jiwa akibat bencana gempa di Sulawesi Barat per sore ini mencapai 73 orang.

"Total 73 meninggal dunia," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Raditya Jati dalam konferensi pers 'Update Kondisi Terkini dan Upaya Penanganan Bencana di Berbagai Daerah' yang disiarkan BNPB, Minggu (17/1/2021).

Dari 73 korban jiwa tersebut, 9 orang di antaranya akibat berasal di Majene. Sementara 64 lainnya berasal dari Mamuju.

"Gempa di Sulbar, di Majene 9, Mamuju 64 orang," ujarnya.

(mae/mae)