Round-up

Ekasila-Trisila Terhempas demi Jalan Mulus RUU BPIP Masuk Prolegnas

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 16 Jan 2021 08:01 WIB
Gedung DPR
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Rancangan Undangan-Undangan (RUU) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) masuk dalam Prolegnas 2021. RUU yang menggantikan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) ini tak lagi memuat soal trisila dan ekasila, yang sempat jadi polemik.

Masuknya RUU BPIP dalam Prolegnas ini disahkan Baleg DPR bersama 32 RUU lainnya. Persetujuan Prolegnas Prioritas 2021 ini digelar pada Kamis (14/1/2021) di ruang rapat Baleg DPR, kompleks Senayan, Jakarta.

Rapat dipimpin Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas dan dihadiri Menkum HAM Yasonna Laoly mewakili pemerintah serta perwakilan DPD RI.

"Pertama, ada 4 RUU yang dikeluarkan dari Prolegnas RUU Prioritas 2021. Satu, RUU tentang jabatan hakim yang diusulkan DPR dalam hal ini Komisi III; dua, RUU tentang Bank Indonesia yang diusulkan oleh Baleg ataupun DPR RI; tiga, RUU tentang HIP yang diusulkan oleh DPR; empat, RUU tentang Ketahanan Keluarga yang diusulkan oleh DPR dan anggota," ujar Supratman sebelum pengambilan keputusan.

Keluarnya RUU HIP dan masuknya RUU BPIP menimbulkan perdebatan di antara anggota Dewan hingga memberikan catatan. Namun Supratman menyebut ada mekanisme pembahasan lanjutan, maka kemudian diambil keputusan Prolegnas Prioritas 2021 dibawa ke paripurna ke DPR.

Ketika dicermati lebih lanjut, muatan RUU BPIP lebih didominasi tentang landasan kerja BPIP yang terdiri atas Dewan Pengarah dan Pelaksana. Hal ini berbeda dengan RUU HIP yang sempat menjadi polemik saat diusulkan DPR.

Pasalnya, dalam draf RUU HIP yang beredar pada bulan Juni 2020, ada muatan soal trisila dan ekasila pada Pasal 7. Untuk diketahui bahwa istilah trisila dan ekasila merupakan istilah yang dulu pernah dikemukakan oleh Sukarno. Sukarno mengemukakan soal trisila dan ekasila di depan Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. Transkrip pidato itu bisa diunduh di situs Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Pada draf RUU HIP per 15 Juni 2020, Pasal 7 menjelaskan mengenai ciri pokok Pancasila. Berikut ini bunyinya:

Pasal 7 RUU HIP (15 Juni 2020)
(1) Ciri pokok Pancasila adalah keadilan dan kesejahteraan sosial dengan semangat kekeluargaan yang merupakan perpaduan prinsip ketuhanan, kemanusiaan, kesatuan, kerakyatan/demokrasi politik dan ekonomi dalam satu kesatuan.
(2) Ciri Pokok Pancasila berupa trisila, yaitu: sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi, serta ketuhanan yang berkebudayaan.
(3) Trisila sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terkristalisasi dalam ekasila, yaitu gotong-royong.

Selengkapnya ada di halaman berikutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2