Kemnaker Kerahkan Mobil Pelatihan Kerja Salurkan Bantuan Gempa Sulbar

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 20:32 WIB
Menaker Ida Fauziyah
Foto: dok. Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menginstruksikan agar penyaluran bantuan bagi korban bencana gempa bumi di daerah Mamaju dan Majene, Sulawesi Barat bisa sampai langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah pelosok yang sulit terjangkau.

Oleh karena itu, Kemnaker mengerahkan Mobil Training Unit (MTU) dari Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar dan mobil Unit Reaksi Cepat (URC) Pengawas Ketenagakerjaan dari Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta kendaraan-kendaraan dinas untuk mempercepat penyaluran sumbangan bantuan yang telah terkumpul.

"Kami mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menggalang bantuan guna membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di Sulawesi Barat. Saya juga telah meminta kepada jajaran untuk memastikan distribusi bantuan dapat menjangkau pelosok desa di daerah sekitar gempa," kata Ida dalam keterangan tertulis, Jumat (15/1/2021).

Lebih lanjut Ida menyampaikan Kemnaker telah menggalang bantuan dan mengajak sejumlah pihak untuk turut membantu masyarakat yang menjadi korban gempa. Bantuan yang digalang di antaranya berupa dana tunai, pakaian layak pakai, obat-obatan, dan makanan.

"Penggalangan bantuan melibatkan internal pegawai Kemnaker, mitra perusahaan, dan juga Serikat Pekerja dan Serikat Buruh. Saat ini penggalangan bantuan masih berlangsung," katanya.

Ida menambahkan distribusi bantuan akan melibatkan Pengawas Ketenagakerjaan di Balai K3 dan para instruktur BLK Makassar yang berada di sekitar lokasi gempa. Ia melihat hampir semua warga saat ini memilih mengungsi untuk sementara. Karenanya beberapa kebutuhan perlu segera harus dipenuhi saat ini, di antaranya kamp pengungsian seperti tenda serta makanan dan air minum.

"Saya telah meminta agar menyiapkan MTU dan mobil URC untuk bisa dikerahkan menyalurkan bantuan, sehingga dapat menjangkau pelosok-pelosok desa," kata Menaker Ida melanjutkan.

Gempa di Sulawesi Barat diinformasikan terjadi pada Jumat dini hari, sekitar pukul 01.28 WIB. Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Majene hingga Kabupaten Mamuju dan sekitarnya. BMKG menyatakan, pusat gempa berada di 6 kilometer timur laut Majene dengan pusat kedalaman 10 kilometer. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Sebelumnya pada Kamis (14/1) sekitar 13.35 WIB, Majene juga diguncang gempa dengan kekuatan magnitudo 5,9.

(akn/ega)