Biar Tidak Minta Suaka, Polisi Harus Jamin Keamanan Ahmadiyah
Senin, 06 Feb 2006 18:09 WIB
Jakarta - Deplu meminta kepolisian Indonesia meningkatkan jaminan keamanan bagi jemaat Ahmadiyah di Lombok Barat, NTB. Langkah ini diharapkan bisa meredam permintaan suaka politik agar tidak berkembang jauh pada kasus-kasus lainnya.Hal ini dikatakan Menlu Hassan Wirajuda usai melantik 5 pejabat eselon I di Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta, Senin (6/2/2006).Dengan ditingkatkannya perlindungan kepada jemaat Ahmadiyah, maka semakin tidak ada alasan untuk meminta suaka kepada negara lain.Dia juga menegaskan, kasus permintaan suaka politik ini hanya ancaman semata. Namun Menlu juga mengatakan, polisi harus berupaya memberi perlindungan kepada masyarakat, termasuk kepada penganut Ahmadiyah."Jangan lupa dalam permintaan itu ada catatan 'apabila'. Mereka belum melakukan itu. Namun pemerintah tetap memberikan perlindungan pada warganya. Dengan kata lain, suaka menjadi tidak relevan," kata dia.Menlu mengaku tidak punya informasi mengenai sikap pemerintah Australia dan Kanada, apakah merespons positif permintaan suaka jemaat Ahmadiyah itu atau tidak."Saya tidak memperoleh informasi. Masalahnya bukan kesediaan atau siapa pun. Suaka itu tidak memenuhi syarat," tegasnya.Sebab pemerintah telah memberikan perlindungan kepada jemaat Ahmadiyah, sehingga tidak ada alasan untuk meminta atau memberikan suaka. "Pemberi suaka tentunya juga akan melihat kasus demi kasus, tidak perlu menggeneralisir," cetusnya.Namun jika perlindungan dirasakan belum cukup oleh warga Ahmadiyah, maka pemberian keamanan perlu ditingkatkan lagi. "Namun bukan tidak ada, hanya belum cukup," tegasnya.
(umi/)











































