Jadi Co Chairs COVAX, Menlu: RI Harus Mampu Wakili Negara Berkembang

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 19:13 WIB
Menlu Retno Marsudi / Dok. Kemlu
Foto: Menlu Retno Marsudi / Dok. Kemlu
Jakarta -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi terpilih menjadi ketua bersama untuk program COVAX Advance Market Commitment Engagement Group (COVAX AMC EG). Pemilihan dilakukan secara virtual, melalui e-voting yang dimulai sejak 8 Januari hingga diumumkan 12 Januari malam waktu Jenewa.

"Ini sebuah kepercayaan dunia, terutama negara-negara berkembang kepada Indonesia. Pada saat kita bicara kepercayaan, apalagi ini kepercayaan yang cukup tinggi, maka saya kira nilainya itu tidak bisa dihitung dengan angka. Ini sebuah nilai yang cukup tinggi," ujar Retno kepada detikcom baru-baru ini.

Retno memaparkan bahwa Indonesia terpilih menjadi salah satu co-chairs dengan perolehan suara terbanyak dari lima kandidat negara AMC 92 yang mewakili tiga benua, yakni Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Adapun Indonesia mendapat suara sebanyak 41 persen, diikuti Menteri Kesehatan Ethiopia pada posisi kedua dengan suara 33%.

"Jadi calonnya ada 5 dari AMC 92, Indonesia, Ethiopia, Guyana, Somalia, dan El Savador. Jadi kalau kita lihat dari 5 calon itu merepresentasikan 3 benua, Afrika, Asia, dan Amerika Latin," jelasnya.

Menurut Retno, mandat yang diamanakan kepadanya, perlu dimaknai sebagai wujud kepercayaan kepada Indonesia untuk menjembatani negara-negara berkembang dalam memperoleh akses vaksin COVID-19 yang setara.

"Indonesia dipercaya untuk membawakan suara negara berkembang dalam konteks bagaimana negara-negara tersebut dapat memperoleh akses vaksin setara. Ini tanggung jawab yang sangat besar. Di sinilah leadership Indonesia akan ditunjukkan," tuturnya.

Di sisi lain, ia optimis jika ke depan negara-negara yang tergabung dalam AMC 92, termasuk Indonesia akan dapat memperoleh vaksin Corona sampai 20% dari penduduknya. Namun, jumlah ini bergantung pada ketersediaan vaksin, jumlah, serta infrastruktur di masing-masing negara penerima.

Seperti diketahui, selain Menlu RI Retno Marsudi, terdapat dua kandidat lagi yang terpilih sebagai co chairs COVAX, yaitu Menteri Kesehatan Ethiopia, Ms. Lia Tadesse, serta Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Ms. Karina Gould yang mewakili negara maju sebagai pendonor. COVAX AMC EG ini merupakan forum antarnegara yang terlibat dalam pengadaan dan distribusi vaksin dengan negara-negara pendonor, bagi negara AMC.

(akn/ega)