Meski Kurang Puas, DPRD Sumut Tetap Dukung Gubsu Instruksikan PPKM

Ahmad Arfah - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 11:46 WIB
Ketua Sementara DPRD Baskami Ginting
Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting (Khairul Ikhwan/detikcom)
Medan - DPRD Sumatera Utara (Sumut) mengatakan kurang puas terhadap kinerja Pemprov Sumut dalam penanganan penyebaran virus Corona. DPRD Sumut mengatakan terus mengawasi kinerja Pemprov Sumut.

"Kita menganggap kurang puas, tapi kita terus mengawasi," kata Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Jumat (15/1/2021).

Baskami mendorong Pemprov Sumut menambah jumlah vaksin Corona. Dia berharap seluruh masyarakat Sumut segera divaksinasi.

"Dengan masuknya vaksin ini, kita mendorong supaya semua masyarakat mendapatkan," ujarnya.

Baskami juga berbicara tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diinstruksikan oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kepada bupati dan wali kota. Dia mengaku mendukung PPKM dibanding PSBB.

"PPKM ini kan hanya mengurangi kegiatan yang tidak penting sekali. Sekarang vaksin kita mulai beredar, kalau Corona semakin membaik kondisinya, ekonomi kita juga semakin baik," jelasnya.

Baskami menilai PPKM lebih tepat di Sumut dibandingkan PSBB. Dia berharap PPKM bisa membatasi penyebaran virus Corona di Sumut.

"Kalau PSBB nggak usahlah. (Pelaksanaan PPKM) tak masalah, supaya kita cepat mengatasi pandemi," paparnya.

Sebelumnya, Edy meneken instruksi untuk melaksanakan PPKM. Dia menginstruksikan bupati dan wali kota se-Sumut untuk mengatur PPKM.

Instruksi itu tertera dalam Instruksi Gubsu Nomor 188.54/1/INST/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Sumatera Utara. Instruksi itu diteken Edy pada 13 Januari 2021.

Instruksi ditujukan kepada bupati dan wali kota se-Sumut. Bagian pertama yang diatur dalam instruksi ini adalah pemberlakuan work from home (WFH) 50%. Instruksi ini berlaku mulai 14 Januari hingga 31 Januari 2021.

Hingga Kamis (14/1), positif Corona di Sumut berjumlah 19.397 kasus. Dari jumlah tersebut, 16.634 orang dinyatakan sembuh dan 707 dinyatakan meninggal dunia. (haf/haf)