Mendag Belum Berani Komentar Soal Boikot Produk Denmark
Senin, 06 Feb 2006 15:26 WIB
Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu belum berani bicara banyak soal seruan memboikot produk Denmark gara-gara kartun Nabi Muhammad SAW."Ini kan baru usul, jadi belum dibahas di tingkat pemerintah. Karena itu saya belum berani comment," kata Mari usai mengikuti rapat di Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (6/2/2006).Kebanyakan produk Denmark di Indonesia adalah produk makanan. Dan jika boikot digerakkan, dampaknya tidak terlalu besar bagi ekspor Indonesia ke Denmark. Penyebabnya, kran ekspor kita ke negeri Skandinavia itu tidak terlalu besar."Jadi kalau krannya tidak terlalu besar, maka dampak luasnya juga tidak terlalu besar bagi kita. Yang penting sekarang harus ada rakor tingkat pemerintah apa yang harus disepakati sebagai sikap pemerintah," papar Mari.Apakah hal ini akan mempengaruhi kinerja perdagangan luar negeri Indonesia secara luas? "Seharusnya tidak ada boikot produk kita. Karena ini lebih ke isu bilateral," kata Mari.
(nrl/)











































