Ketua DPRD Makassar Juga Batal Divaksin, Ini Syarat yang Tidak Dipenuhi

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 12:43 WIB
Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo (Noval-detikcom).
Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo (Noval/detikcom)
Makassar -

Selain Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo batal disuntik vaksin Sinovac. Rudy tidak memenuhi syarat disuntik vaksin karena belum memiliki tekanan darah yang normal saat akan divaksinasi.

"Kalau saya tadi sudah diperiksa dokter ternyata dinyatakan tidak memenuhi syarat divaksin hari ini karena darah saya katanya 149 per 90, jadi darah tinggi, normalnya 120," kata Rudianto di Puskesmas Makkasau, Kota Makassar, Kamis (14/1/2021).

"Tapi mudah-mudahan besok normal kembali darah saya sehingga sudah bisa vaksin," sambung Rudianto.

Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo saat acara pencanangan vaksinasi di Makassar (Hermawan/detikcom).Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo saat acara pencanangan vaksinasi di Makassar. (Hermawan/detikcom)

Kendati batal divaksinasi, politisi NasDem Sulsel itu berharap proses vaksinasi di Makassar bisa berjalan tanpa hambatan berarti. Dia menyebut, jika vaksinasi lancar, segala urusan yang menghambat selama pandemi di Makassar akan kembali lancar.

"Tadi disampaikan dalam sambutan Pak Gubernur live streaming bahwa sudah waktunya selesai persoalan COVID ini sehingga kita bisa program selanjutnya, yaitu pemulihan ekonomi. Karena kalau nggak divaksin, nggak ada solusi, nggak ada obatnya, ini kan jadi masalah terus persoalan COVID ini," katanya.

Rudi yakin vaksinasi di Makassar akan menjadi solusi terbaik penanganan pandemi.

"Yakin dan percaya program ini saya kira solusi terbaik dalam mengatasi atau memutus mata rantai COVID-19," katanya lagi.

Sebelum Rudianto Lallo, sejumlah pejabat di Makassar yang ikut pencanangan COVID-19 juga batal divaksinasi hari ini. Mereka di antaranya Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam, Kapolrestabes Makassar Kombes Witnu Urip Laksana, serta Plt Kadinkes Kesehatan Makassar Agus Jaya Said.

(hmw/nvl)