Pemeriksaan Flu Burung akan Dilakukan dari Rumah ke Rumah
Senin, 06 Feb 2006 13:47 WIB
Jakarta -
Penyebaran flu burung makin mengerikan saja. Indonesia telah menjadi daerah endemi penyakit mematikan itu. Untuk mengantisipasi flu burung kian meluas, pemerintah akan melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah. "Jadi semua kita periksa. Pemeriksaan dari rumah ke rumah dilakukan di Purwakarta dan Sumedang. Sebentar lagi Jakarta," kata Menteri Pertanian Anton Apriantono di sela-sela rapat koordinasi umum menteri di Kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (6/2/2006).Pemeriksaan dari rumah ke rumah akan dilakukan di Jakarta karena banyak ditemukan kasus kematian manusia akibat flu burung. Sementara Lampung juga akan menjadi sasaran berikutnya karena dianggap sebagai daerah rawan. Departemen Pertanian telah mengumpulkan tim relawan untuk melakukan pemeriksaan rumah ke rumah. Namun seperti apa teknis pemeriksaan tersebut, Anton tidak menjelaskannya. Menurut Anton, saat ini Indonesia telah menjadi daerah endemi flu burung. Maka itu meski kasus flu burung menurun dibanding 2005, pemusnahan unggas yang terkena penyakit itu akan tetap dilakukan. "Kita sudah menjadi daerah endemi, pemusnahan harus jalan terus," kata Anton. Radius pemusnahan unggas yang terkena flu burung kini juga diperpendek. Jika sebelumnya radius seluas 3 kilometer, kini pemusnahan dilakukan dalam radius 1 kilometer. Radius 3 kilometer dianggap tidak efektif lagi. "Seluruh Jawa rawan dengan flu burung karena penyebarannya yang sporadis sehingga membingungkan pemerintah. It's not the simple thing. Yang penting melakukan pemeriksaan rutin dan intensif," kata Anton. Meski telah menjadi endemi, kata Anton, hingga kini masih belum ditemukan penularanan flu burung dari manusia ke manusia.
(iy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































