Retas Situs Univ. Tadulako, 2 Pria di Palu Raup Miliaran Rupiah

M Qadri - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 14:51 WIB
2 Pria di Palu (berbaju tahanan) ditangkap polisi usai meretas situs Universitas Tadulako (Qadri/detikcom).
Dua pria di Palu (berbaju tahanan) ditangkap polisi setelah meretas situs Universitas Tadulako. (Qadri/detikcom)
Palu -

Polisi menangkap 2 pria berinisial MYT (26) dan RA (24) di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), karena meretas situs resmi Universitas Tadulako. Keduanya meraup untung hingga miliaran rupiah dari aksinya itu.

"Pelaku mengakui sudah meraup keuntungan miliaran rupiah," ujar Dirreskrimsus Polda Sulteng Kombes Afrizal dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (13/1/2021).

Awalnya, pelaku MYT melakukan peretasan terhadap situs Univ. Tadulako sejak 2014. Dalam menjalankan aksi peretasan tersebut, dia dibantu rekannya, RA.

"Kasus ini berawal dari adanya laporan orang tua calon mahasiswa yang melakukan klarifikasi dengan rektor tentang adanya pesan melalui Whatsapp grup dengan akun 'Admin Untad' yang menawarkan jasa pengurusan masuk prodi kedokteran tahun 2020 dengan meminta imbalan pengurusan," katanya.

Setelah menawarkan jasa masuk jurusan kedokteran di Universitas Tadulako, kedua pelaku kemudian mengubah hasil ujian masuk yang ditampilkan di situs kampus tersebut. Selain itu, para pelaku kerap menerima jasa untuk mengubah nilai semester per SKS, mengubah nilai nominal uang kuliah tunggal (UKT) atau SPP menjadi lebih rendah dari yang sebenarnya, serta meloloskan calon mahasiswa yang tidak lolos dalam UMPTN dengan bayaran tertentu.

Belum diketahui jumlah pasti dari miliaran uang yang didapatkan pelaku, tapi polisi mengamankan 1 unit mobil Toyota Rush, 1 unit mobil Toyota Calya, 1 unit mobil Suzuki Karimun, 3 lembar sertifikat tanah, 2 buah laptop, 1 lembar kuitansi pembelian rumah di Jalan Merpati senilai Rp 150 juta, uang tunai Rp 240 juta, dan lain-lain. Barang bukti itu diduga merupakan hasil dari kejahatan pelaku.

(nvl/nvl)