Vaksinasi Dimulai Kamis Besok, Pemkot Bogor Siapkan 64 Titik Pelayanan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 05:31 WIB
Ketua GTPP COVID-19 Kota Bogor, Dedie A. Rachim
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rchim (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan memulai proses vaksinasi virus Corona (COVID-19) pada Kamis besok. Sebanyak 64 titik yang terdiri dari rumah sakit hingga Puskesmas disediakan untuk proses penyuntikan.

"Total lokasi penyuntikan vaksin yang disiapkan ada 64 titik terdiri dari Puskesmas, RS, klinik dan pos kesehatan khusus," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim kepada wartawan, Selasa (12/1/2021).

Dedie mengatakan vaksin Corona Sinovac telah tiba di Bogor. Proses penyuntikan akan dilakukan pada Kamis (14/1) besok kepada tenaga kesehatan dan 10 pejabat daerah.

"Jumlah Alokasi vaksin 9.160 dosis, (9.150 untuk sasaran nakes + 10 dosis untuk sasaran pejabat saat seremonial pencanangan tanggal 14 Januari 2021) pengawalan oleh Polda Jabar langsung ke Gudang Farmasi Dinkes," kata dia.

Dedie mengatakan dirinya bersama 9 pejabat Pemkot Bogor akan menjadi orang pertama yang divaksin di Bogor. 10 orang tersebut tidak termasuk Wali Kota Bogor, Bima Arya.

"Untuk Kamis ada 10 orang unsur Forkopinda bersama saya yang akan diberikan vaksin. Hari ini dan besok dilakukan screening untuk memastikan kesehatan calon penerima vaksin. Wali Kota tidak termasuk karena beliau masuk kategori penyintas," tutur Dedie.

Diketahui, penyuntikan vaksin COVID-19 di Jawa Barat (Jabar) akan dilaksanakan pada 14 Januari 2021. Pada tahap pertama vaksinasi akan dilakukan kepada sumber daya manusia di fasilitas kesehatan dan 10 pejabat publik esensial.

Vaksinasi COVID-19 di Jabar rencananya pertama kali akan dimulai di tujuh daerah, yakni Kota Bandung, Bekasi, Bogor, Depok, dan Cimahi, serta Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

Dari 1,2 juta vaksin yang disiapkan pemerintah pusat pada tahap I termin I, Provinsi Jabar mendapat alokasi 97.080 dosis vaksin. Penyaluran vaksin dilakukan oleh Biofarma ke Dinkes Jabar sebelum disalurkan ke fasilitas kesehatan di kabupaten dan kota.

(lir/aud)