Sekuriti di Jambi Cabuli Bocah 6 Tahun, Korban Diimingi Kado Ulang Tahun

Ferdi Almunanda - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 23:55 WIB
Agus, pemuda di Jambi yang perkosa anak 6 tahun
Agus, pemuda di Jambi yang memperkosa anak 6 tahun. (Ferdi Almunanda/detikcom)
Jambi -

Polisi menangkap seorang sekuriti, Agus Wahyudi, lantaran mencabuli anak tetangganya yang berusia 6 tahun. Agus mengiming-imingi korban dengan kado ulang tahun.

"Jadi awalnya pelaku ini menjalankan aksi bejatnya itu dengan cara mengiming-imingi anak ini dengan kado ulang tahun. Kemudian dibawanya ke dalam semak dan disetubuhinya," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Kaswandi Irwan kepada wartawan, Selasa (12/1/2021).

Pemuda 26 tahun asal Kabupaten Muaro Jambi itu lalu mengancam korban untuk tidak melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada orang tua korban. Namun korban tetap mengadukan perbuatan pelaku.

"Karena anak ini tetap mengadu kepada kedua orang tuanya, lalu orang tuanya melaporkan kejadian itu ke kita, dan melaporkan apa yang terjadi dan perlakuan pelaku kepada anaknya. Orang tua anak ini melapor kebagian Unit PPA Subdit V, Ditreskrimum Polda Jambi," ujar Kaswandi.

Dari laporan itu, tim dari Unit PPA Polda Jambi langsung melakukan meringkus pelaku di rumahnya. Agus hanya bisa pasrah.

"Kami langsung telusuri dan ketahui keberadaan pelaku, sehingga secepat mungkin kita tangkap," kata Kaswandi.

Selain berhasil menangkap pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa baju pelaku saat melakukan aksinya dan baju korban serta akta kelahiran korban. Selain itu, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kaswandi menambahkan pelaku dijerat Pasal 81 juncto Pasal 82 juncto Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang persetubuhan dan atau pencabulan anak. Agus terancam pidana penjara maksimal 15 tahun.

Kaswandi juga menyebut Agus terancam hukuman kebiri, yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak.

"Akan kita pelajari terlebih dahulu, jika bisa kita terapkan ancaman kebiri ini kepada pelaku," tutur Kaswandi.

(aud/aud)