4 Menteri Batal Kampanyekan Mie Ayam Bebas Formalin
Senin, 06 Feb 2006 11:16 WIB
Jakarta - Empat menteri batal mengampanyekan mie ayam bebas formalin yang digelar di kawasan Koja Jakarta.Padahal pedagang mie ayam masih mengalami penurunan pendapatan hingga 50 persen karena belum pulihnya pasar mie yang diterjang isu formalin.Rencananya acara makan gratis mie ayam bebas formalin itu akan dihadiri oleh Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, Menteri Kesehatan, Gubernur DKI Jakarta, serta Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).Namun meski para petinggi itu tidak datang, acara yang berlangsung di halaman Kantor Pelayanan Pajak Koja, Jalan Plumpang Semper, Jakarta Utara, Senin (6/2/2006) tetap berlanjut.Acara tersebut hanya dihadiri oleh Dirjen Industri Kecil dan Menengah Departemen Perindustrian Sakri Widianto dan Walikota Jakarta Utara Effendi Anas. Sementara para menteri yang tidak hadir karena ada rakor terbatas di Departemen Keuangan. Ratusan warga di wilayah sekitar cukup antusias dengan acara tersebut. Dari 50 gerobak yang disediakan, hanya dalam waktu kurang dari setengah jam, mie ayam yang disajikan memakai kotak styroform langsung ludes.Warga yang ditanya mengenai pandangannya terhadap isu formalin mie ayam mengaku sudah tidak memedulikannya lagi."Kalau gratis gini, nggak penting isu formalin lagi," seru sejumlah warga.Sementara Sakri Widianto mengatakan, hingga hari ini pembuatan mie ayam masih terpukul dengan isu formalin. Kampanye yang dilakukan pemerintah belum bisa meredamnya, sehingga omset pedagang rata-rata masih turun 50 persen."Dampaknya luar biasa, mengingat ada 450 pembuat mie, 125 ribu penjaja mie ayam yang setiap bulannya membutuhkan 3.000 ton tepung terigu, 1,4 ton sayur dan 625 ekor ayam," papar Sakri.
(ir/)











































