HMI Ambon Ancam Razia dan Boikot Produk Denmark

HMI Ambon Ancam Razia dan Boikot Produk Denmark

- detikNews
Senin, 06 Feb 2006 10:32 WIB
Ambon - Senin (6/2/2006) ini sungguh hari yang sibuk. Selain diterjang hujan yang tak mau berhenti, macet di mana-mana, aksi demonstrasi memrotes kartun Nabi Muhammad SAW juga muncul di banyak tempat. Selain di Jakarta, aksi demo juga terjadi Ambon.Aksi demo di Ambon digelar oleh massa HMI Cabang Ambon. Hingga pukul 12.15 Wita atau 10.15 WIB, aksi yang diikuti 150-an kader itu masih berlangsung di halaman kantor Gubernur Maluku, Jalan Pattimura.Mereka menuntut Gubernur Maluku untuk keluar dan langsung berhadapan dengan pendemo. Jika seandainya Gubernur menolak keluar, massa menilai Gubernur berarti juga mendukung kartun Nabi Muhammad SAW.Selama 30 menit aksi berlalu, Gubernur tak juga keluar menemui massa. Yang keluar justru Wagub M.Abdullah Latuconsina. Namun massa emoh, mereka hanya mau ditemui Gubernur.Dalam aksinya, massa membawa sejumlah tuntutan. Pertama, mendesak Menlu Hassan Wirajuda memanggil perwakilan Denmark guna mengklarifikasi masalah itu pada umat Islam dunia.Kedua, menyerukan MUI dan ormas-ormas tegas menyikapi masalah ini karena telah terjadi pelecehan umat Islam.Ketiga, massa akan menggelar razia dan pemboikotan seluruh produk dan jaringan kerjasama antara Pemda Maluku dan pemerintah Denmark.Keempat, meminta seluruh masyarakat Maluku menghormati agama dan HAM setiap orang.Kelima, menolak keras pornografi dan pornoaksi yang berlindung di balik seni yang keblabasan.Keenam, mendesak Pemda untuk mengirim pernyataan sikap mereka pada Presiden RI dan Menlu Hassan Wirajuda serta Dubes Denmark di Jakarta. Tuntutan ini diteken oleh M.Jaispatty, ketua HMI Cabang Ambon.Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu saat menemui demonstran ikut mengutuk pemuatan karikatur tersebut. Dia juga meminta seluruh media massa di Maluku untuk hati-hati memberitakan tentang agama dan akan menyampaikan tuntutan para pendemo ke pemerintah pusat. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads