Masyarakat Diminta Hati-hati Memilih Produk Kosmetik
Senin, 06 Feb 2006 10:01 WIB
Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indoensia (YLKI) meminta masyarakat berhati-hati dalam membeli kosmetik di pasaran. Ini disebabkan mulai maraknya lagi penjualan kosmetik palsu yang harganya jauh lebih murah dibandingkan yang asli."Kalau harganya jauh di bawah rata-rata harga pasaran lebih baik hati-hati karena kalau untuk membedakan bentuk fisiknya kadang sulit dibedakan antara yang asli dan palsu, " kata Staf Pengaduan dan Hukum Sularsi ketika dihubungi detikcom, Senin (6/2/2006).Masalah pemalsuan kosmetik, Menurut Sularsi, bukan perkara baru. YLKI pernah menerima banyak laporan mengenai hal tersebut pada tahun '90-an. Bahkan, pernah ada satu desa yang pekerjaan penduduknya memalsukan shampo dan sabun."Mereka mendapatkan kemasan-kemasan produk tersebut dari pemulung kemudian mengisinya dengan detergen," katanya.Waktu itu penduduk desa tersebut diberikan pembinaan oleh pemerintah untuk mengingatkan kalau perbuatan yang mereka lakukan adalah ilegal. "Tidak diambil tindakan hukum di sana karena pemalsuan produk di desa itu sudah menjadi home industry,"katanya.Untuk dapat memberantas pemalsuan ini pemerintah perlu memberikan sanksi yang tegas kepada para pelakunya. "Tindakan hukum harus segera diambil karena pemalsuan itu merugikan konsumen dan juga produsen produk tersebut,"katanya.
(jon/)











































