Pelaku Prostitusi Online di Green Pramuka Libatkan Remaja, Begini Modusnya

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 13:04 WIB
Rilis kasus prostitusi online di Apartemen Green Pramuka (Dok. Polres Jakpus)
Rilis kasus prostitusi online di Apartemen Green Pramuka (Foto: dok. Polres Jakpus)
Jakarta -

Praktik prostitusi online di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat, melibatkan sejumlah anak di bawah umur. Polisi mengungkap modus para pelaku melibatkan para remaja itu.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin mengatakan tersangka mengajak korban dengan iming-iming diajak bekerja menjadi pelayan toko.

"Pada September 2020, salah satu korban yang masih berusia 13 tahun dijemput salah satu tersangka inisial SDQ dan dijanjikan untuk diajak bekerja sebagai penjaga toko pakaian," kata Burhanuddin saat dimintai konfirmasi, Selasa (12/1/2021).

Korban yang masih belia tersebut terbuai oleh ajakan pelaku tersebut. Hal yang senada pun terjadi kepada orang tua korban yang sama sekali tidak menaruh curiga kepada tersangka.

Namun tersangka justru membawa korban ke Apartemen Green Pramuka. Di tempat tersebut, korban diminta melayani tamu-tamu untuk berhubungan intim.

"Tersangka SDQ dibantu SE dan CP menawarkan jasa berhubungan intim tersebut lewat aplikasi MiChat," ujar Burhanuddin.

Tidak tahan dengan perlakuan tersangka, pada 17 Desember 2020 pun korban berhasil melarikan diri dari apartemen tersebut. Orang tua korban kemudian melaporkan perkara tersebut ke Polsek Cempaka Putih pada 20 Desember 2020.

Setelah melakukan penyelidikan, pada Sabtu (9/1), polisi menggeledah Tower Bougenville dan area Tower Chrysant Apartemen Green Pramuka, yang disinyalir menjadi tempat prostitusi online. Hasilnya, 47 orang diamankan.

"Polisi berhasil mengamankan 47 orang, yang terdiri atas 24 orang laki-laki dan 23 orang perempuan, dengan 12 perempuan di antaranya masih berusia di bawah umur," ungkap Burhanuddin.

Total ada delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka dari kasus tersebut. Kedelapan tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 76 juncto Pasal 88 UU RI Tahun 35 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 296 KUHP dan/atau Pasal 506 KUHP dan/atau Pasal 333 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Simak juga video 'Prostitusi Sudah Ada Sejak Ribuan Tahun Sebelum Masehi':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/imk)