Andre Rosiade Kirim Bantuan Darurat ke Korban Banjir di Padang

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 22:47 WIB
Penyaluran bantuan untuk korban banjir di Padang
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Banjir hampir mencapai 1 meter lebih melanda 3 kelurahan di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang Sumatera Barat, hari ini. Ratusan rumah warga terendam air dan memaksa sejumlah orang untuk mencari tempat ketinggian.

Untuk kebutuhan makan malam para korban, anggota DPR-RI asal Sumatera Barat, Andre Rosiade mengirimkan bantuan berupa nasi bungkus kepada para korban banjir.

"Mudah-mudahan bermanfaat, bantuan sementara sampai bantuan-bantuan berikutnya datang untuk warga korban banjir," kata Andre dalam keterangan tertulis, Senin (11/1/2021).

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat itu mengaku mendapat banyak telepon dan pesan singkat dari para korban yang membutuhkan bantuan. Dari situ, ia pun meminta timnya untuk datang mengirim bantuan yang dibutuhkan.

"Hal utama saat ini adalah makanan dulu. Kita akan lihat apa kebutuhan masyarakat di sana. Sementara bantuan darurat dulu, sampai BPBD atau Pemda setempat dagang. Ini sebagai pertanggungjawaban kami kepada masyarakat Sumatera Barat, menunjukkan kehadiran dan komitmen Partai Gerindra di tengah masyarakat," tuturnya.

Camat Bungus Teluk Kabung, M. Lathif menyebutkan ada tiga kelurahan yang terdampak, yakni Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat dan Bungus Timur.

"Debit air tinggi saat ini mencapai 80 cm sampai satu meter lebih di beberapa lokasi. Kita masih melakukan pendataan dampak banjir ini, termasuk menghitung berapa banyak rumah yang terendam. Tapi laporan sementara, ada ratusan rumah yang terendam," katanya.

Ia menyebut sudah mengupayakan masyarakat ke lokasi yang aman. "Sementara kita pindahkan ke lokasi aman dulu, sambil menunggu air surut," lanjutnya.

Banjir yang terjadi di Kecamatan Bungus Teluk Kabung ini dipicu hujan lebat yang terjadi sejak pagi. Warga pun diminta meningkatkan kewaspadaan, karena cuaca masih hujan.

Selain merendam rumah warga, banjir juga merendam kantor camat. Bahkan, kantor camat tak hanya terendam air, melainkan juga atapnya jebol karena angin kencang.

"Atap kantor camat jebol akibat terjang angin kencang. Karena selain hujan lebat, juga disertai angin kencang," pungkasnya.

(prf/ega)