Round-Up

Makin Lama Larangan Warga Mancanegara Masuk Indonesia

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 20:31 WIB
Mulai 1-14 Januari 2021, warga negara asing (WNA) dilarang masuk Indonesia. Begini kondisi di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Jumat (1/1/2021).
Ilustrasi (Kedatangan internasional Teriminal 3 Bandara Soetta, Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Demi mencegah strain virus Corona (COVID-19) baru, warga negara asing (WNA) dilarang masuk ke Indonesia. Aturan itu kini diperpanjang oleh pemerintah Indonesia dan berlaku 14 hari ke depan.

Awalnya, pemerintah Indonesia memutuskan menutup sementara masuknya warga negara asing ke Indonesia sebagai upaya pencegahan. Bahkan WNA bukan utusan diplomatik dilarang memasuki Indonesia pada 1-14 Januari 2021.

Hal ini dilakukan pemerintah demi melindungi warga Indonesia dari tertular imported case. Bahkan beberapa negara di Australia, Denmark, Italia, Islandia, Belanda, Belgia, Afrika Selatan, dan Singapura telah melaporkan adanya kasus positif mengandung B117.

"Saat ini telah muncul pemberitaan baru mengenai strain baru virus COVID-19 yang menurut berbagai data ilmiah memiliki tingkat penyebaran yang lebih cepat. Menyikapi hal tersebut, rapat kabinet terbatas tanggal 28 Desember 2020 memutuskan untuk menutup sementara, saya ulangi, untuk menutup sementara dari tanggal 1 sampai 14 Januari 2021 masuknya warga negara asing atau WNA dari semua negara ke Indonesia," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers pada Senin (28/12/2020).

Retno mengatakan pemerintah akan memberikan kesempatan bagi WNA yang hendak ke Indonesia hingga 31 Desember 2020 dengan membawa sejumlah syarat. Syarat yang diperlukan mulai dari RT PCR hingga menjalani isolasi selama 5 hari.

Sementara itu, bagi warga negara Indonesia (WNI) yang kembali dari luar negeri tetap diperkenankan masuk ke Indonesia dengan menyediakan syarat yang sama, yakni bukti RT PCR, hingga menjalani isolasi selama 5 hari.

Selain itu, Retno menyampaikan aturan itu bisa dikecualikan bagi pejabat negara lain setingkat menteri yang memenuhi undangan resmi dari Indonesia dengan menerapkan protokol kesehatan.

Retno mengatakan kebijakan ini dituangkan dalam surat edaran baru Satgas COVID-19.

Selanjutnya
Halaman
1 2