Evakuasi SJ182, Total 19 Kantong Berisi Bagian Tubuh Diterima Basarnas

Rahmat Fathan - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 13:19 WIB
Basarnas kembali menerima 8 body bag terkait evakuasi Sriwijaya Air SJ182. Lima dari 8 body bag itu berisi potongan tubuh manusia.
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta -

Proses pencarian Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu telah memasuki hari ketiga. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali menerima satu kantong berisi bagian tubuh siang ini.

"Sampai hari ini yang sudah kita temukan tadi malam saya katakan 18 kantong jenazah yang berisi atau berupa body part atau potongan tubuh korban. Hari ini kita datang lagi satu kantong jenazah," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Purnawirawan Bagus Puruhito, Senin, 11 Januari 2020.

Maka, total sudah ada 19 kantong berisi bagian tubuh diduga korban Sriwijaya Air SJ182 yang diamankan Basarnas. Selain itu, Basarnas telah menerima 10 kantong yang berisi puing-puing pesawat Sriwijaya Air SJ182.

"Enam belas potongan bagian besar pesawat dan 6 potong pakaian," ucap Bagus.

Basarnas kembali menerima 8 body bag terkait evakuasi Sriwijaya Air SJ182. Lima dari 8 body bag itu berisi potongan tubuh manusia.Basarnas kembali menerima 8 body bag terkait evakuasi Sriwijaya Air SJ182. Lima dari 8 body bag itu berisi potongan tubuh manusia. (Rengga Sancaya/detikcom)

Bagus mengatakan puing-puing pesawat itu kini telah ditangani Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk diproses. Sementara potongan bagian tubuh tengah diproses oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI).

"Hal lain seperti black box kita masih pencarian. Basarnas bersama KNKT masih pencarian. Mudah-mudahan bisa segera kita dapatkan," pungkasnya.

Untuk diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu, pada Sabtu, 9 Januari 2021, pukul 14.40 WIB. Pesawat hilang kontak setelah 4 menit mengudara.

Operasi SAR masih terus dilakukan hingga saat ini. Bagian serpihan pesawat sudah mulai ditemukan, dan tim gabungan pun telah mendeteksi keberadaan black box pesawat di lokasi.

(isa/isa)