Airlangga Hartarto Minta Kader Golkar Kawal Program Vaksinasi

Abu Ubaidillah - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 09:52 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers tentang hasil Pilkada serentak 2020 di Jakarta, Kamis (10/12/2020). Dalam keterangannya Airlangga mengatakan berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) dari 270 wilayah yang menggelar Pilkada serentak, pasangan yang didukung Partai Golkar menang di 165 daerah. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Jakarta -

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto minta seluruh kader partai, terutama DPD Golkar se-Indonesia mengawal program vaksinasi Pemerintah. Ini disampaikannya pada saat rapat virtual DPP Partai GOLKAR serta Ketua DPD se- Indonesia.

"Partai Golkar harus bisa menjadi panutan dalam mendisiplinkan masyarakat dan menurunkan tingkat pandemi COVID di daerah masing-masing," kata Airlangga dalam keterangannya, Senin (11/1/2020).

Menko Perekonomian ini mengatakan kini MUI telah memberikan sertifikasi suci dan halal. Pemerintah kini menunggu BPOM mengeluarkan emergency use authorization (EUA) vaksin. Diharapkan jika EUA keluar, vaksinasi nasional pada pertengahan Januari bisa berjalan lancar.

"Selanjutnya saya juga meminta kepada ketua DPD Golkar di daerahnya masing-masing untuk mengawal program ini," imbuhnya.

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional ini mengingatkan program vaksinasi, PSBB, dan PPKM akan berhasil menanggulangi pandemi jika terdapat kedisiplinan masyarakat. Menurutnya kedisiplinan, terutama PPKM akan berhasil jika dikawal ketua DPD dan pimpinan DPRD se-Jawa dan Bali.

Airlangga juga menggarisbawahi program Golkar Institute dan Yellow Clinic dari Partai Golkar yang diyakininya adalah program yang ke depan akan menjadi barometer dan terus dilihat masyarakat. Menurutnya di tengah pandemi ini masyarakat kembali kepada ilmu pengetahuan dan sains.

"Lewat Golkar Institute ini kita ingin muncul sebagai partai yang mempersiapkan kadernya, calon bupati-walikota yang baru dengan bekal ilmu dan sains yang kekinian," ucapnya.

Menurutnya program pembangunan ke depan berbeda dengan pre-COVID, Golkar akan membantu kepala daerah dengan resources yang dimiliki partai lewat Golkar Institute. Ia juga mengingatkan cara bekerja dan bermasyarakat ke depan tidak terlepas dari 3T (tracing, testing, dan treatment).

"Saya meminta kepada DPD provinsi dan kota, untuk menyiapkan ruangan untuk Yellow Clinic, yang bisa memfasilitasi masyarakat untuk mendapat tes PCR, tes swab antigen dan GeNose. Golkar akan hadir menjawab kesulitan masyarakat di situ," tambahnya.

Ia juga meminta kader Golkar mendorong agar key opinion leader adalah tokoh-tokoh masyarakat dari Partai Golkar dan para kader harus mengaktifkan serta memakai media sosial sebagai alat komunikasi.

Dalam rapat tersebut juga disinggung soal kemenangan Golkar di Pilkada 2020. Partai Beringin sukses dengan memenangi 61,11% suara. Golkar menjadi juara Pilkada dengan memenangkan calon kepala daerah yang diusung di 151 daerah yang menggelar Pilkada, di luar daerah yang hasilnya masih bersengketa.

Selain itu, Golkar juga memiliki 135 unsur kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung langsung internal partai. Golkar juga sukses mengusung 10 kepala daerah yabng berusia 21-30 tahun, dan 27 usia 31-40 tahun. Golkar memenangi 25 calon yang diusung, 13 di antara mereka adalah kader Golkar. Golkar juga mengusung 33 calon kepala daerah perempuan dan 7 berhasil menang, sementara 13 calon wakil kepala daerah perempuan dan 2 berhasil menang.

"Pilkada ini sukses karena tingkat partisipasi tinggi hingga 77% dan disiplin 3M yang dicanangkan Ketua Umum Golkar sangat didukung dan sukses selama Pilkada lalu," ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia.

(ega/ega)