2 Kakek di Luwu Sulsel Cekcok Masalah Sawah, 1 Tewas Kena Bacok

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 09:28 WIB
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi (Dok. detikcom)
Luwu -

Dua kakek di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kadir (60) dan Salika (63), terlibat cekcok karena sengketa drainase sawah. Akibatnya, Salika tewas setelah dibacok menggunakan parang oleh lawannya.

"Kejadiannya (duel kakek) gara-gara sengketa sawah," ujar Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisyal Syam saat dimintai konfirmasi, Senin (11/1/2021).

Diketahui, Kadir dan Salika terlibat cekcok di area drainase persawahan di Desa Puty, Kecamatan Bua, Luwu, pada Sabtu (9/1), sekitar pukul 07.30 Wita. Saat itu Kadir datang ke sawahnya dan bertemu dengan Salika yang sudah lebih dulu tiba di sawah.

"Tiba-tiba korban mempermasalahkan batas tanah miliknya dan mengklaim kalau drainase tersebut masih (wilayah) sawah miliknya," jelas AKP Faisal.

Tidak sampai di situ, sambung Faisal, kakek Salika juga mengeluarkan sebilah parang di pinggangnya serta menantang kakek Kadir untuk berduel.

"Korban yang emosi mengatakan kepada pelaku 'kenapa mau ko baku parang?' Tetapi pelaku langsung mengatakan, 'jangan begitu perbaiki dulu saudara'," jelas Faisal.

Namun emosi Salika tidak kunjung mereda dan dia benar-benar menghunuskan parangnya. Saat parang mulai diayunkan ke arah Kadir, dengan sigap Kadir menangkisnya dan membuat parang Salika terjatuh ke tanah.

"Setelah itu pelaku mengeluarkan parang miliknya kemudian langsung menebas leher korban dari arah depan 1 kali sehingga korban jatuh ke arah belakang dan telentang di atas tanah," kata Faisal.

"Namun pelaku yang saat itu melihat korban yang masih bergerak kembali mengayunkan parang miliknya ke leher korban sebanyak 1 kali hingga akhirnya korban terjatuh ke dalam drainase dan meninggal dunia," sambung Fisal.

Akibat kejadian ini, kakek Kadir langsung pergi dari lokasi kejadian. Sementara jenazah kakek Salika ditemukan warga beberapa saat kemudian di drainase sawah.

"Pelaku berhasil diamankan di Jalan Poros Desa Puty bersama barang bukti parang di mana saat itu pelaku mengaku saat itu dirinya hendak menuju Polsek Bua untuk menyerahkan diri," pungkas Faisal.

Lihat juga video 'Dilarang Mudik, Ibu di Purwakarta Tega Bacok Anaknya!':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)