Megawati Curhati Jokowi, Soroti Akurasi Dokumentasi-Data

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 10 Jan 2021 19:54 WIB
Screenshot Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri melalui aplikasi Zoom  (Dok. Istimewa).
Foto: Screenshot Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri melalui aplikasi Zoom (Dok. Istimewa).
Jakarta -

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegur Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait data pemerintah. Menurut Mega, data pemerintah tidak komprehensif meskipun telah 75 tahun merdeka.

"Bapak presiden saya kalau urusan ini, saya ingin curhat yang namanya dari zaman dulu kok sampai sekarang sudah 75 tahun merdeka yang namanya dokumentasi kita, yang namanya data dan lain sebagainya kok masih saja akurasinya tidak berjalan dengan benar," kata Mega, dalam acara HUT ke-48 PDI Perjuangan, Minggu (10/1/2021).

Mega menyinggung ketika dirinya menjadi Presiden ke-5 meminta data soal sungai Ciliwung kepada Menteri PUPR saat itu. Dia memerintahkan ajudannya untuk menanyakan mara air Ciliwung berada di mana. Namun baru mendapat data itu setelah sekian lama menunggu.

"Kan karena saya sekilas gitu, sudah lupa. Lalu tiba-tiba ajudan mengatakan ada telepon penting dari Menteri PUPR, saya kok rasanya tidak meminta untuk telepon, padahal beliau ingin telepon. Kelihatannya sangat penting, saya terima," ujar Mega.

"Jadi waktu itu menterinya bilang ibu katanya menanyakan soal air, lalu saya kenteng ya apa ya air... air... air.... soal apa? Karena Ibu ingin bagaimana seberapa jauh seluruh pengairan kita, lalu senyum sendiri 'Ya Allah ini kan pasti pertanyaan di mana mata air Ciliwung'," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2