Iran Hentikan Kerjasama Dengan IAEA
Senin, 06 Feb 2006 01:52 WIB
Jakarta - Iran menghentikan bantuan kerjasama dengan pengamat nuklir PBB. Sebaliknya, Iran justru membuka proposal untuk memperkaya uranium Iran di Russia.Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki mengatakan, Iran telah mengimplementasikan perintah Presiden untuk melanjutkan memperkaya uranium dan menggertak inspeksi oleh International Atomic Energy Agency (IAEA) untuk fasilitas nuklirnya. Langkah itu telah diizinkan dalam beberapa tahun untuk membangun kepercayaan."Kita telah menghentikan semua bantuan kerjasama yang telah kita lakukan dengan IAEA dalam 2,5 hingga 3 tahun. Kami tidak punya kewajiban dalam peraturan tambahan," kata Mottaki seperti dilansir dari Associated Press, Senin (6/2/2006).Presiden Mahmoud Ahmadinejad memerintahkan hal tersebut sebagai respon atas badan PBB itu yang akan mengadukan Iran ke Dewan Keamanan PBB. Aduan itu nantinya akan menjatuhkan sanksi bagi Iran.Juru bicara Kementrian Luar Negeri Hamid Reza Asefi menyatakan, Iran telah membuka negosiasi dengan Moskow bahwa Iran berencana untuk memperkaya uraniumnya ke wilayah Rusia. Rencana ini diharapkan untuk menghilangkan kecurigaan dunia bahwa Iran akan membangun bom nuklir.
(ary/)











































