Taufik Ridlo Pimpin PKS Jabar
Minggu, 05 Feb 2006 22:05 WIB
Jakarta - Musyawarah Wilayah (Muswil) I PKS Jabar di Hotel Salak, Bogor berakhir dengan terpilihnya Taufik Ridlo sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jabar. Taufik mengungguli 2 kandidat lainnya Yudi Widiana dan Abdul Hadi.Berdasarkan siaran pers PKS yang diterima detikcom, Minggu (5/2/2006), penentuan Ketua Umum ini dilakukan dengan cara voting tertutup. Mekanisme ini disepakati ketiga kandidat setelah diadakannya musyawarah mengenai mekanisme pemilihan. Pada saat penghitungan suara, dari total 142 peserta, Taufik meraih 78 suara mengungguli dua kandidat lainnya. Yudi Widiana Adia akhirnya mendapatkan 58 suara dan Abdul Hadi 6 suara. Berbeda dengan pemilihan ketua umum partai pada umumnya yang biasanya diakiri dengan sorak sorai kemenangan dari tim sukses ketua terpilih dan sujud syukur ketua terpilih. Pemilihan ketua DPW PKS Jabar justeru berakhir dengan isak tangis dari seluruh peserta yang hadir karena terharu melihat ketua terpilih dan dua dua kandidat lainnya menangis usai proses penghitungan suara selesai. "Ini merupakan amanah yang sangat berat yang sesungguhnya tidak pernah sayainginkan," ujar Taufik dengan suara yang tercekat. Dalam pidatonya, Taufik memaparkan gambaran umum program yang akan dilakukan PKS Jabar dibawah kepemimpinannya. PKS Jabar akan memperjuangkan pendidikan gratis di Jabar untuk tingkat SD, SMP, dan SMA. Program lainnya, adalah pemberantasan buta huruf Al Quran, mendorong pemerintah memberdayakan perekonomian daerah dan peningkatan daya beli masyarakat, penanggulangan masalah pengangguran, dan mendesak pemerintah agar lebih serius memberantas KKN. Taufik juga mendesak pemprov Jabar agar lebih memberdayakan keluarga tani dan menolak beras impor di seluruh wilayah Jabar. Taufik juga mendesak Pemprov Jabar agar lebih tanggap dan beraksi cepat terhadap bencana alam dan musibah lainnya.Sementara itu Sekjen PKS Anis Matta berharap dengan terpilihnya Taufik, PKS Jabar kembali bisa melakukan lompatan-lompatan besar dalam perolehan suara pada Pemilu 1998 dan 2004. "Jika dianalisis, berdasarkan posisi perolehan suara diantara partai-partai yang ada lompatan yang dilakukan PKS Jabar selalu pada angka ganjil. Sehingga saya berharap PKS Jabar masih bisa merasakan tuah lompatan ganjil, sehingga dari posisi ke-3 pada tahun 2004 melompat ke posisi 1 pada tahun 2009 nanti," ujar Anis.
(ary/)











































