Sebagian Kopaska Pencari Sriwijaya Air Pernah Bantu Evakuasi Lion Air JT610

Antara News - detikNews
Minggu, 10 Jan 2021 09:02 WIB
Jakarta -

TNI AL mengerahkan penyelam Komando Pasukan Katak (Kopaska) untuk mencari pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Sebagian penyelam Kopaska yang diterjunkan pernah ikut mencari pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, 2018 lalu.

"Sebagian penyelam pernah ikut membantu evakuasi pencarian pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang pada 2018 lalu," kata Mayor Laut (P) Edy Tirtayasa, di KRI Teluk Gilimanuk-531, seperti dikutip dari Antara, Minggu (10/1/2021).

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ182 diperkirakan jatuh di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. Setidaknya tujuh KRI telah berlabuh di antara pulau Lancang dan Pulau Laki untuk melakukan pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ182.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut ada 53 penumpang dan 12 orang kru di dalam pesawat Sriwijaya Air SJ182. Dari 53 penumpang, 3 di antaranya merupakan bayi.

Sementara, pesawat Lion Air JT610 jatuh di perairan Karawang pada 29 Oktober 2018. Sebanyak 189 orang, yang terdiri dari 179 penumpang dewasa, 1 anak, 2 bayi, 2 pilot dan 5 kru dinyatakan meninggal dunia.

Ketika itu, pesawat Lion Air JT610 lepas landas dari Bandara Soetta pukul 06.20 WIB. Rute pesawat tersebut ke Bandara Depati Amir di Pangkalpinang, Bangka Belitung.

(zak/gbr)