Ambulans Polda Metro Bawa Sebuah Kantong Plastik Hitam dari JICT 2 ke RS Polri

Taufieq Renaldi Arfiansyah - detikNews
Minggu, 10 Jan 2021 02:26 WIB
Sejumlah Barang Temuan Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 Dibawa Ambulans Menuju RS Polri
Sejumlah Barang Temuan Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 Dibawa Ambulans Menuju RS Polri (Foto: Taufieq Renaldi Arfiansyah/detikcom)
Jakarta - Tim evakuasi mengangkut sebuah kantong plastik hitam hingga kabel yang diduga temuan dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Temuan tersebut lalu dimasukkan ke kantong oranye dan dibawa oleh ambulans menuju RS Polri.

Pantauan detikcom, pada jam 00.30 WIB, Minggu (10/1/2021), terlihat sebuah kantong plastik hitam diletakan di area dermaga JICT 2 yang di beri police line. Terlihat sebuah plastik hitam yang diduga temuan dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 kemudian diangkut oleh tim evakuasi.

Petugas dari Basarnas, TNI, dan Polri tampak memeriksa isi dari plastik tersebut. Tak hanya itu, terlihat juga dari jauh, petugas memegang sejumlah barang seperti kabel.

Usai memeriksa plastik hitam itu, petugas lalu memasukan ke dalam kantong berwarna oranye. Petugas berpakaian dokkes terlihat membawa kantong oranye tersebut ke dalam mobil ambulans.

Terlihat mobil ambulans bertuliskan Polisi Biddokkes Polda Metro Jaya itu lalu pergi meninggalkan dermaga JICT 2 pada jam 00.43 WIB.

Sementara itu, Kapolres Tanjung Priuk AKBP Ahrie Sonta menyebut benda dalam kresek hitam itu akan dibawa menuju ke rumah sakit Polri Kramat Jati. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut soal isi dari plastik hitam tersebut.

"Ke rumah sakit Kramat Jati," kata Ahrie singkat.

Sejumlah Barang Temuan Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 Dibawa Ambulans Menuju RS PolriBarang Temuan Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 Dibawa Ambulans Menuju RS Polri Foto: Taufieq Renaldi Arfiansyah/detikcom

Seperti diketahui, RS Polri biasa dijadikan tempat untuk mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat. Hingga kini belum jelas terkait isi kantong plastik hitam yang dimasukkan ke dalam kantong oranye tersebut.

Sebelumnya, Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak di Kepulauan Seribu tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Situs FlightRadar24 menyebut pesawat itu kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit.

Dipantau dari situs FlightRadar24, pesawat Sriwijaya Air sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki. Mendadak, ketinggian berubah menjadi 8.950 kaki, turun ke 5.400 kaki, hingga terakhir terpantau di 250 kaki. Setelah itu, pesawat hilang kontak.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 tersebut take off dari Bandara Soekarno-Hatta menuju ke Pontianak. Pesawat mulai hilang kontak pada pukul 14.40 WIB.
Pesawat tersebut mengangkut 62 orang yang terdiri dari 50 penumpang (terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi), 12 kru. (maa/maa)