Dua Koran Selandia Baru Muat Ulang Kartun Nabi

Dua Koran Selandia Baru Muat Ulang Kartun Nabi

- detikNews
Minggu, 05 Feb 2006 07:05 WIB
Jakarta - Aksi muat ulang kartun Nabi Muhammad masih berlanjut. Kali ini giliran dua koran Selandia Baru. Pemuatan ulang itu, menurut penerbitnya, didasarkan pada kebebasan pers.12 Kartun yang untuk pertama kali diterbitkan di harian Denmark pada akhir September 2005, muncul lagi di harian Dominion Post dan The Press yang berbasis di Christchurch. Kedua koran itu dimiliki kelompok Fairfax, Australia."Ini sangat penting bagi pembaca kami untuk melihat apa yang sedang dipermasalahkan itu dan untuk memake up pemikiran mereka. Kita adalah masyarakat sekuler yang didasarkan pada toleransi Barat yang ideal dan debat terbuka, meskipun mungkin kadangkala itu menyakitkan," kata Tim Pankhurst, editor Dominion Post, seperti dilansir ABC News Online."Kami tidak mengharapkan ini menjadi provokatif dan juga seharusnya kita tidak diintimidasi," imbuhnya.Presiden Federasi Asosiasi Islam Selandia Baru Javed Khan menyatakan, pemuatan ulang kartun itu bisa memicu "reaksi serius" untuk ekonomi negeri itu. "Kami tidak ingin menyerukan boikot dan kami tak ingin melihat satu pun, namun berita ini bisa menyebar ke dunia dengan cepat," kata Javed Khan. Selandia Baru adalah eksportir daging domba terbesar di dunia. Namun ekspor ke Timur Tengah hanya 4% dari total ekspor.Minggu ini, koran-koran di Prancis, Jerman, Spanyol, Swiss dan Hungaria memuat ulang kartun Nabi Muhammad dengan alasan kebebasan berpendapat lebih penting dibandingkan protes dan boikot yang diprovokasikan. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait