"Warga binaan yang terpapar COVID-19 di Riau sudah pulih. Namun ada delapan lagi yang sedang proses penyembuhan," ucap Kepala Kanwil Kemenkum HAM Riau Ibnu Chuldun, Jumat (8/1/2021).
Adapun delapan narapidana yang masih positif seluruhnya ada di Lapas Kelas II-B Siak. Mereka menjalani isolasi mandiri di blok khusus hingga benar-benar sembuh.
"Kami tempatkan di blok khusus sampai sembuh untuk delapan orang yang masih positif COVID-19. Semua baik," katanya.
Diakui Ibnu, sejak awal COVID-19 tercatat ada 921 narapidana terpapar di lapas dan rutan di Riau. Namun 913 sudah sembuh.
Kasus tertinggi narapidana positif COVID-19 sendiri berasal dari Lapas Kelas II-A Pekanbaru. Dari 1.389 narapidana, 477 di antaranya terpapar dan kini sudah sembuh.
Kasus positif tertinggi kedua di lingkungan Kanwil Kemenkum HAM ada di Rutan Kelas II-B di Dumai, yakni 200 orang. Selanjutnya Lapas Perempuan Kelas II-A Pekanbaru, yakni 85 orang.
Untuk mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan lapas dan rutan, dipastikan tak ada lagi kunjungan tatap muka. Keluarga yang membesuk hanya dilakukan lewat daring. (ras/idn)











































