KKB Bakar Pesawat MAF di Intan Jaya Papua

Wilpret Siagian, Saiman - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 20:18 WIB
Pesawat di Intan Jaya dibakar KKB.
Pesawat di Intan Jaya dibakar KKB. (Foto: Dok. Istimewa)
Jayapura -

Pesawat perintis milik Mission Aviation Fellowship (MAF) dengan registrasi PK-MAX dibakar KKB di Bandara Kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Pilot yang merupakan WN Amerika, Alex Luferchek, sempat shock dan sudah dievakuasi ke Jayapura.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan pesawat yang dipiloti WN Amerika atas nama Alex Luferchek berangkat dari Bandara Nabire dengan membawa 2 penumpang masyarakat tujuan Pagamba (bandara perintis milik MAF) Distrik Biandoga, Kabupaten Intan Jaya.

Pembakaran pesawat MAF PK-MAX dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Rabu (6/1). Ahmad mengatakan pilot sepat diancam saat mendarat di bandara.

"Saat pesawat mendarat di bandara Pangamba, pilot disuruh turun dari pesawat kemudian datang seseorang (diduga anggota KKB) yang berada di sekitar tempat pesawat berhenti serta membawa senjata dan mengeluarkan tembakan ke udara sambil menyuruh pilot untuk merunduk," ujar Ahmad dalam keterangannya, Kamis (7/1/2020).

Namun, pilot selamat setelah diamankan pendeta dan masyarakat ke Kampung Tekai perbatasan antara Kampung Bugalaga dan Kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga, Kabupaten Intan Jaya. Tetapi pesawat tersebut dibakar oleh KKB.

"Aksi pembakaran pesawat MAF tersebut kemudian terdeteksi oleh Basarnas pusat dan menyampaikan kepada yayasan MAF di Nabire untuk mengecek pesawat PK-MAX yang dipiloti oleh Capten Pilot Alex Luferchek," katanya.

Lanjut Kamal, pagi tadi pukul 06.00 WIT, Heli Vida berangkat dari Bandara Wamena untuk mengevakuasi pilot pesawat MAF PK-MAX dari Kampung Tekai menuju Nabire, selanjutnya diterbangkan ke Jayapura.

"Setelah dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian, Pilot Alex Luferchek (korban) langsung diberangkatkan oleh pihak MAF ke Jayapura untuk dilakukan pemeriksaan psikologi lebih lanjut," ujarnya.

Kamal mengatakan Polres Nabire telah melakukan koordinasi dengan Polres Intan Jaya untuk menuju lokasi kejadian karena kejadian tersebut terjadi di wilayah Polres Intan Jaya.

(idn/idn)