PD soal Polemik Tunawisma Risma Vs DKI: Tak Elegan Jika untuk Pencitraan

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 18:15 WIB
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan
Marwan Cik Asan (Dok. Twitter DPR RI)
Jakarta -

Penemuan tunawisma di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta, oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma yang dibantah oleh pihak Pemprov DKI Jakarta menjadi sorotan publik. Partai Demokrat (PD) menduga ada muatan politik dalam polemik tunawisma itu.

"Bisa jadi memang ada muatan politiknya. Tapi lakukan secara elegan dan jangan mengorbankan kepentingan rakyat," kata Waketum PD Marwan Cik Asan, kepada wartawan, Kamis (7/1/2021).

Menurut Marwan, jika gerakan yang dilakukan Mensos Risma dan Pemprov DKI Jakarta ditujukan untuk pencitraan, hal itu sangat tidak elegan.

"Kalau gerakan yang dilakukan oleh Mensos atau pemprov semata-mata untuk pencitraan politik jelas tidak elegan," ujar Marwan.

Anggota Komisi XI DPR RI itu menyarankan kedua pihak memberikan kinerja terbaik. Hal itu, menurut dia, dapat memberi dampak positif secara politik.

"Semestinya bekerja saja yang baik untuk rakyat, nanti pasti akan berdampak positif secara politik," ujarnya.

Lebih lanjut, Marwan menyarankan Pemprov DKI dan Mensos Risma mendiskusikan polemik mengenai tunawisma di Sudirman-Thamrin secara bersama-sama. Menurutnya, apabila kedua pihak duduk bersama, itu dapat mengurangi polemik kontraproduktif di masyarakat.

"Saya pikir untuk menjernihkan masalahnya sebaiknya Pemprov dan Kemensos duduk bersama mendiskusikan persoalan tunawisma atau hal lainnya di DKI. Ini jauh lebih baik, dari pada muncul polemik yang kontraproduktif," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Mensos Tri Rismaharini, yang akrab disapa Risma, melakukan aksi blusukan di Jakarta, Senin (4/1). Dia menemui gelandangan dan pemulung di kawasan Sudirman-Thamrin dan Pasar Baru Jakarta Pusat.

(hel/gbr)