Rekor 9.321 Kasus Baru Corona, Satgas: Imbas Libur Panjang

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 17:14 WIB
Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito
Wiku Adisasmito (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Penambahan kasus positif COVID-19 hari ini terjadi sebanyak 9.321. Penambahan ini tertinggi sejak awal pandemi.

"Berat bagi saya untuk menyampaikan ini, penambahan kasus positif hari ini adalah yang tertinggi sejak awal pandemi, mencapai 9 ribu, bahkan angka ini meningkat hampir 500 hanya dalam waktu satu hari ini," kata Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, dalam tayangan yang disiarkan langsung, Kamis (7/1/2021).

Wiku mengatakan penambahan ini akibat libur panjang Natal dan tahun baru. Dia menyayangkan hal itu. Padahal, menurutnya, peringatan terkait libur panjang sudah disampaikan berulang-ulang.

"Ini adalah imbas dari libur panjang, ternyata pada pembelajaran yang keempat kalinya kita masih belum berhasil juga memperbaiki dan mengambil pelajaran dari 3 libur panjang sebelumnya yang telah kami sampaikan berulang-ulang," ujarnya.

"Ini adalah kondisi yang sangat mengkhawatirkan dan perlu untuk segera kita hentikan," lanjut Wiku.

Diketahui, kasus positif Corona (COVID-19) di Indonesia pecah rekor lagi. Penambahan terbanyak berasal dari DKI Jakarta.

Data tersebut berasal dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan dipublikasikan BNPB pada Kamis (7/1/2020). Selain DKI, kasus positif baru yang tertinggi hari ini ada di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Pemerintah melaporkan kasus baru positif Corona secara nasional mencapai 9.321 kasus. Jumlah kumulatif kasus positif Corona di Indonesia adalah 797.723 hingga hari ini.

Kemudian angka pasien sembuh Corona hari ini 6.924 kasus, sehingga total keseluruhan 6529.437 kasus. Selanjutnya kasus meninggal dunia akibat Corona bertambah 224 kasus, sehingga angka kematian pasien Corona di Indonesia 23.520 hingga hari ini.

Pemerintah melaporkan sebanyak 68.019 spesimen terkait Corona (COVID-19) telah diperiksa hari ini. Pemerintah hari ini juga memantau 68.753 suspek Corona. Virus Corona sudah menyebar di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

(eva/knv)