SBY: Permintaan Maaf Soal Karikatur Nabi Patut Diterima

SBY: Permintaan Maaf Soal Karikatur Nabi Patut Diterima

- detikNews
Sabtu, 04 Feb 2006 13:29 WIB
Jakarta - Reaksi dan protes masyarakat soal pemuatan gambar karikatur Nabi Muhammad SAW di surat kabar Denmark Jylland Posten dapat dipahami pemerintah. Namun permintaan maaf atas hal tersebut juga sepatutnya diterima."Sebagai umat beragama, kita patut menerima pernyataan maaf yang telah disampaikan Pemerintah Denmark melalui duta besarnya di Jakarta dan redaksi surat kabar tersebut," imbau Presiden SBY.Hal ini disampaikan dia dalam jumpa pers mendadak di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Sabtu (4/2/2006). Dia didampingi Menlu Hassan Wirajuda dan Menag Maftuh Basyuni.SBY berharap peristiwa seperti itu tidak terulang kembali. Pemerintah telah mengambil langkah diplomatik baik bilateral maupun multilateral."Untuk itu masyarakat diminta tetap memelihara ketertiban umum demi kepentingan kita sendiri," kata SBY yang membacakan statemen tertulisnya.Tidak ada sesi tanya jawab dalam jumpa pers. Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng sebelumnya menyampaikan alasan, materi yang disampaikan SBY lebih kurang sama dengan apa yang telah disampaikan oleh dirinya bersama Menlu pada Jumat malam.SBY pun sebelum membacakan statemen tertulisnya menyatakan hal senada. "Meski saudara telah menerima penjelasan melalui Menlu dan Jubir Kepresidenan terkait dengan apa yang terjadi di Denmark, yang dapat dikategorikan sebagai kegiatan pelecehan agama, saya merasa perlu menyampaikan pernyataan saya, mengingat mendasarnya persoalan ini," ujarnya. (sss/)


Berita Terkait