Politikus PPP soal Isu Paket Pergantian Kapolri-Wakapolri: Itu Ranah Eksekutif

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 15:38 WIB
Arsul Sani
Arsul Sani (Foto: Mochamad Zhacky Kusumo/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP, Arsul Sani angkat bicara mengenai isu pergantian Kapolri akan dilakukan sepakat dengan Wakapolri. Arsul menilai keputusan itu merupakan ranah ekskutif.

"Kalau soal paket-paketan tidak diatur, dan saya kira itu nanti akan menjadi ranahnya eksekutif. DPR tidak dalam sisi untuk membahas paket-paketan itu," kata Arsul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Politikus PPP itu menegaskan tugas DPR RI hanya membahas uji kelayakan cakapolri. Ia menyebut aturan mengenai cakapolri juga tertuang dalam UU Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia.

"Pokoknya DPR membahasnya adalah siapa calon kapolri yang dikirim oleh presiden. Nah itu yang kita lakukan proses uji kelayakan dan kepatutan, itu aja," ucapnya.

Selain itu, Arsul menyebut semua anggota Polri bintang tiga memiliki peluang yang sama untuk dipilih menjadi cakapolri. Mulai dari Wakapolri, Kabareskrim Polri hingga Kepala BNPT.

"Lah iya kan ada lah semua dari mulai dari Pak Wakapolri ya, Pak kepala, apa, Kabareskim, ada juga Pak Kepala BNPT, ada Pak Kabaharkam ya, ada juga Pak Kabag Intelkom, semuanya lah ya, ya memang semuanya bintang 3 dan punya dan harus kita anggep sebagai punya peluang," ujar Arsul.

Arsul ungkap sejumlah polisi bintang 3 perbeluang jadi Kapolri, simak selengkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2