Bagi-bagi Ribuan SK Hutan Sosial, Jokowi: Jawaban atas Sengketa Lahan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 14:50 WIB
Presiden Jokowi saat rapat terbatas penanganan COVID-19 di Istana Negara
Presiden Jokowi (Foto: dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 2.929 SK perhutanan sosial hari ini secara serentak di Indonesia. Jokowi mengatakan program redistribusi aset ini diharapkan menjadi jawaban atas banyaknya konflik lahan.

"Saya itu kalau ke daerah (ada) sengketa (lahan), ke daerah lagi (ada) konflik lahan, sehingga ini menjadi salah satu jawaban atas sengketa-sengketa yang ada, baik masyarakat dengan perusahaan maupun masyarakat dengan pemerintah," kata Jokowi seperti disiarkan saluran YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (7/1/2021).

Selain ribuan SK perhutanan sosial, Jokowi membagikan 35 SK hutan adat dan 58 SK Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

"Hari ini, diserahkan 2.929 SK perhutanan sosial di seluruh Tanah Air, di seluruh Indonesia. Luasnya 3,442 juta hektare yang insyaallah akan bermanfaat bagi 651 ribu KK. Selain itu, diserahkan juga 35 SK hutan adat seluas 37.500 hektare dan 58 SK TORA seluas 72 ribu hektare di 17 provinsi," katanya.

Jokowi menerangkan tidak ingin sekadar membagikan SK. Jokowi ingin memastikan implementasi di lapangan untuk kegiatan yang produktif. Selain produktif, Jokowi berpesan usaha yang dijalankan masyarakat dari perhutanan sosial tetap ramah lingkungan.

"Setelah Bapak-Ibu pegang SK ini, agar betul-betul digunakan untuk kegiatan ekonomi yang produktif, tetapi juga ramah lingkungan. Ini penting yang kedua tadi. Jangan sampai sudah dapat SK ini, kemudian dipindahtangankan ke orang lain. Hati-hati. Saya ikuti, meskipun dari Jakarta, saya bisa ikuti ini," ujar Jokowi.

Jokowi memberikan usulan soal pemanfaatan hutan sosial. Simak di halaman selanjutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2