Anies Minta Cek Tunawisma yang Ditemui Risma, PDIP DKI: Nggak Usah Baper

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 09:03 WIB
Risma blusukan di Kawasan Sudirman-Thamrin (dok. Kemensos)
Mensos Risma blusukan di kawasan Sudirman-Thamrin. (Foto: dok. Kemensos)

Dia juga menyebut selama ini penanganan Pemprov DKI bukannya tidak baik. Hanya, kata dia, selama ini penanganan kurang menyentuh akar permasalahan.

"Penanganan Pemprov bukan tidak baik, tapi tidak menyentuh akar masalah tunawisma," imbuhnya.

Seperti diketahui, setelah dilantik, Mensos Risma kerap melakukan blusukan. Seperti pada Senin (4/1/2021), Risma menemui gelandangan dan pemulung di kawasan Sudirman-Thamrin dan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Risma blusukan menyusuri jalur pedestrian Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Ia pun bertemu dengan tiga gelandangan. Risma mengajaknya tinggal di tempat penampungan.

Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Kemensos Herman Kuswara mengungkapkan alasan Mensos Tri Rismaharini rajin blusukan di Jakarta. Menurutnya, Risma ingin melakukan pemetaan permasalahan sosial.

"Yang pertama ingin melakukan pemetaan permasalahan-permasalahan sosial yang aktual dan faktual sehingga Ibu--istilahnya dengan blusukan--melihat beberapa titik itu sebetulnya ingin memotret sejauh mana permasalahan-permasalahan sosial yang ada dan berkembang saat ini, yang memiliki urgensi untuk segera ditangani kan itu," kata Herman Kuswara saat dihubungi detikcom, Senin (4/1).

Menanggapi itu, Anies lewat Wagub DKI Jakarta A Riza Patria meminta Kadinsos mengecek tunawisma yang disambangi Risma.

"Kami, saya, Pak Gubernur memerintahkan langsung Kadinsos untuk mengecek siapa orangnya, kenapa ada di situ. Setahu kami jalan ke Jalan Sudirman-Thamrin itu cukup jauh. Kalau ada di pinggiran-pinggiran, ada betul. Kalau ada di kolong jembatan, betul masih ada. Di seluruh Indonesia, di kota, ada orang yang belum memiliki rumah, mencari tempat berteduh tinggal di tempat yang paling baik dan paling enak, di antaranya tempat yang paling enak bagi tunawisma adalah di kolong jembatan, kalau kita ke kota-kota di seluruh Indonesia bahkan, mana mungkin, di negara lain juga ada tunawisma yg memang tinggal berteduh di kolong-kolong jembatan," katanya.

Halaman

(maa/dkp)