Jakarta Jadi Wilayah Pembatasan Baru, Golkar DKI Ungkap Kemungkinan Lockdown

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 08:57 WIB
Basri Baco
Foto: dok. Istimewa

Basri juga meminta pengawasan dan penindakan sanksi di DKI Jakarta harus mulai diperketat. Selain itu, kesadaran masyarakat harus mulai ditingkatkan.

"Pastinya pengawasan dan penindakan harus diperketat dan kesadaran masyarakat juga harus mulai tinggi kalau kita mau selamat," ujarnya.

Seperti diketahui, pemerintah membuat kriteria pembatasan kegiatan masyarakat. Daerah-daerah yang masuk kriteria tersebut wajib melakukan pembatasan kegiatan, terutama daerah di Pulau Jawa dan Bali.

"Penerapan pembatasan secara terbatas tersebut dilakukan di provinsi Jawa-Bali, karena di seluruh provinsi tersebut memenuhi seluruh parameter yang ditetapkan," ujar Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, dalam jumpa pers pada Rabu (6/1/2021).

Airlangga mencontohkan, di Pulau Jawa, Provinsi DKI Jakarta hingga Yogyakarta memenuhi kriteria pembatasan tersebut. Di DKI Jakarta, keterisian tempat tidur sudah mencapai di atas 70 persen. Kemudian, di Yogyakarta, jumlah kasus aktif sudah di atas rata-rata nasional.


(maa/aud)